10 Kondisi yang Bisa Terjadi Akibat Duduk Terlalu Lama

10 Kondisi yang Bisa Terjadi Akibat Duduk Terlalu Lama

10 Kondisi yang Bisa Terjadi Akibat Duduk Terlalu Lama

10 Kondisi yang Bisa Terjadi Akibat Duduk Terlalu Lama

Duduk bermalas-malasan di depan layar TV atau sambil menyaksikan media sosial tersiar mengasyikkan. Namun, Anda butuh hati-hati karena sekian banyak kondisi riskan bisa terjadi dampak duduk terlampau lama. Jika kelaziman ini tidak segera dikurangi, kesehatan Anda dapat terancam.

Akibat duduk terlampau lama

Duduk terlampau lama dinilai mempunyai efek jangka pendek dan panjang terhadap kesehatan tubuh kita. Meskipun tampak tidak berbahaya, kelaziman ini bahkan dapat mengarahkan kita kepada sekian banyak kondisi berbahaya. Berikut ialah sejumlah situasi medis yang dapat terjadi dampak duduk terlampau lama ini.

1. Mengancam kesehatan jantung

fakta unik di balik kelaziman duduk terlampau lama. Mereka percaya kalau penyakit jantung menjadi di antara konsekuensi dampak kebiasaan buruk ini.Hal ini terbukti ketika peneliti melihat kelaziman dua grup yang berbeda. Grup kesatu dipenuhi oleh semua pengemudi yang menguras waktunya duduk seharian, sementara grup kedua dipenuhi oleh konduktor dan penjaga di dalam bus. Meski gaya hidup kedua grup ini sama, mereka yang duduk terlampau lama berisiko dua kali lipat merasakan penyakit jantung, dikomparasikan mereka yang jarang duduk.

2. Memperpendek usia

Duduk terlampau lama bisa memperpendek usia. Bahkan, mereka yang berolahraga masing-masing hari namun masih tidak jarang duduk terlampau lama juga tetap berisiko mengalaminya. Inilah dalil mengapa Anda dianjurkan untuk tidak duduk terlampau lama dan menjalani pola hidup sehat.

3. Melemahnya kaki

Kaki melemah bisa terjadi dampak duduk terlampau lama atau seharian penuh. Sebab, tubuh bakal ‘melupakan’ otot unsur bawah yang seringkali digunakan guna menopang tubuh Anda.Kondisi ini dapat mengakibatkan atrofi otot atau melemahnya otot. Tanpa kaki dan otot yang kuat, tubuh lebih berisiko merasakan cedera.

4. Meningkatnya berat badan

Menggerakkan tubuh akan memicu otot melepas molekul lipoprotein lipase, yang dapat menolong tubuh memproses lemak dan gula yang kita konsumsi. Namun, andai Anda duduk terlampau lama, pelepasan molekul itu akan terganggu sampai-sampai berat badan berisiko meningkat.

5. Meningkatkan risiko gangguan khawatir dan depresi

Tidak melulu kesehatan jasmani yang terancam dampak duduk terlampau lama, tapi pun kesehatan mental. Belum tidak sedikit yang tahu bila risiko depresi dan gangguan khawatir akan lebih dialami oleh mereka yang sering menguras waktunya dengan duduk saja.

6. Meningkatkan risiko kanker

Risiko sejumlah jenis kanker bisa meningkat dampak duduk terlampau lama, laksana kanker paru-paru, kanker usus besar, sampai kanker rahim. Meski demikian, belum diketahui secara tentu mengenai dalil peningkatan risiko ini.

7. Meningkatkan risiko diabetes

Di samping kanker dan penyakit jantung, orang-orang yang terlalu tidak jarang duduk dapat merasakan peningkatkan risiko diabetes sebanyak 112 persen.

8. Meningkatkan risiko varises

Duduk terlampau lama dapat menciptakan darah menumpuk di unsur kaki. Kondisi ini bisa meningkatan risiko varises. Meskipun dirasakan tak berbahaya, pembengkakan pembuluh darah vena yang bisa terlihat dengan kasat mata ini dirasakan dapat mengganggu penampilan. Dalam sejumlah kasus yang langka, varises juga dapat menyebabkan penggumpalan darah.

9. Trombosis vena dalam

Trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis (DVT) adalah jenis penggumpalan darah yang tidak jarang terjadi di unsur kaki. Saat penggumpalan darah ini pecah, maka bisa menyumbat ke unsur tubuh lainnya.

10. Leher dan bahu kaku

Tidak melulu kaki, bokong, dan punggung bawah saja yang bakal terancam ketika duduk terlampau lama, bahu dan leher juga juga dapat mengalami kaku dampak duduk terlampau lama. Kondisi ini seringkali terjadi andai Anda duduk sambil menunduk ke arah layar komputer atau laptop.