Young sik Kehilangan Kedua Tangan karena Ledakan Bom

Young sik Kehilangan Kedua Tangan karena Ledakan Bom

Young sik Kehilangan Kedua Tangan karena Ledakan Bom

Young sik Kehilangan Kedua Tangan karena Ledakan Bom

Setiap pagi Young Sik pergi ke hutan untuk memanjat pohon. Ia mencari buah-buahan untuk dijual. Young Sik adalah penyandang disabilitas LudoQQ Poker Galaxy.

Kedua tangan Young Sik tidak sempurna. Ia tak punyai jemari tangan. Walau demikian, pria paruh baya ini dapat memanjat pohon setinggi 30 meter dengan pemberian tali.

Seperti tampak didalam tayangan SBS What On Earth, pria asal Korea Selatan ini menghabiskan era hidupnya sendirian. Setiap hari, sehabis memanjat pohon, ia bergegas pergi ke tempat daur ulang. Walau tangannya tidak prima tapi mengemudi bukan lah perihal yang susah baginya.

Pria kurus ini bekerja sebagai tukang reparasi dan daur kembali alat-alat elektronik atau benda lainnya. Dengan lihai ia membongkar lemari es, membuka mur, memaku, memalu, mengelas, dan mengebor. Pekerjaan ini sudah dilakukan sejak 15 tahun terakhir.

“Memang benar konsdisi fisik aku bukan yang paling baik tapi aku melaksanakan hal-hal seperti orang yang tidak cacat. Dan aku sangat bangga pada diri aku sendiri,” katanya pada SBS What On Earth.

Young sik Kehilangan Kedua Tangan karena Ledakan Bom

Tragedi Bom di Danau

Keadaan tangan yang tidak prima tidak ia alami sejak lahir. Kondisi itu akibat tragedi nahas yang takkan dapat dilupakan.

Di usia 14 tahun, seperti hari-hari kebanyakan ia bermain di danau dekat rumah. Kala itu, ia menyentuh benda asing di dasar danau dan tak lama lantas benda itu meledak.

Akibat ledakan tersebut, ke-2 tangannya hancur. Wajah, dada, dan pahanya pun terluka berat. Young Sik dilarikan ke tempat tinggal sakit dan memperoleh operasi transplantasi.

Tak hanya itu, ledakan yang dialami pun merenggut penglihatan mata kiri.

Pria berkacamata ini sempat dikucilkan dan terpuruk. Namun, sesegera mungkin ia bangkit dan kembali meniti hidup. Walau hidup sebatang kara, ia selamanya menjunjung dan memaknai kehidupan dengan giat bekerja tanpa terkait pada siapa pun.