WHO Sebut Pandemi Bakal Berakhir 2022 Namun Virus Korona Tetap Ada

WHO Sebut Pandemi Bakal Berakhir 2022 Namun Virus Korona Tetap Ada

WHO Sebut Pandemi Bakal Berakhir 2022 Namun Virus Korona Tetap Ada

WHO Sebut Pandemi Bakal Berakhir 2022 Namun Virus Korona Tetap Ada

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sangat percaya pandemi Covid-19 bakal segera selesai sejalan makin lama luasnya angka cakupan program vaksinasi. Meski pandemi berakhir, tetapi virus Korona penyebab Covid-19 bakal senantiasa bertahan di wajah bumi.

Dilansir berasal dari Anadolu Agency, Selasa (23/2), Direktur regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa Hans Kluge mengatakan terhadap Minggu (21/2) bahwa dia yakin pandemi Covid-19 bakal berakhir terhadap awal 2022. Hans Kluge mengatakan bahwa Covid-19 tetap bakal menyebar terhadap tahun 2021, tetapi bakal lebih mudah dikelola dibanding tahun 2020. pesiarqq pokercc

Kluge mengatakan tahun ini tersedia lebih banyak informasi perihal virus tersebut dibandingkan tahun 2020, saat pertama kali jadi menyebar. Dia memperingatkan, senantiasa saja tidak tersedia yang dapat sadar masa depan pandemi Covid-19.

“Virus bakal konsisten ada, tetapi menurut aku pembatasan tidak diperlukan. Ini pesan yang optimis,” ujarnya.

Kluge mengatakan mutasi adalah normal dan virus coba untuk beradaptasi bersama dengan orang yang terinfeksi. Pihaknya kini tengah memantau bersama dengan cermat keefektifan vaksin untuk melawan Covid-19. Kluge terhitung mengingatkan bahwa jadwal vaksinasi mesti diatur.

Dalam laman Wired, CEO Johnson & Johnson, Alex Gorsky, menilai, pas virus berubah, peneliti mesti konsisten mengutak-atik vaksin untuk mengimbanginya. “Saya pikir umumnya orang jadi bahwa ini bakal jadi suatu hal di mana barangkali untuk sebagian tahun ke depan bahwa bakal meraih suntikan vaksin Covid-19,” Alex Gorsky, CEO Johnson & Johnson, mengatakan awal bulan ini di acara CNBC.

“Jika Covid-19 tidak dapat jadi penyakit yang kami cobalah hentikan bersama dengan cepat maka vaksin mesti direncanakan layaknya campak dan influenza,” katanya.

“Kami tidak memiliki jaminan apakah Covid-19, jika jadi endemik, bakal seganas campak, atau melunak jadi suatu hal yang ringan,” lanjut Alex.

Sbelum pandemi dimulai, tersedia enam virus Korona yang diketahui menginfeksi manusia yaitu SARS berasal dari tahun 2003; MERS, yang muncul terhadap tahun 2012; dan empat penyebab penyakit musiman. Empat yang terakhir, yang sekarang diakui endemik, bertanggung jawab atas kurang lebih 25 prosen berasal dari flu setiap musim dingin, dan mereka tunjukkan bahwa sebagian virus Korona dapat jadi suatu hal yang tidak disukai, tetapi tidak mesti takut.