Walau Segar, Ini 10 Fakta Kesehatan Minuman Bersoda

Walau Segar, Ini 10 Fakta Kesehatan Minuman Bersoda

Walau Segar, Ini 10 Fakta Kesehatan Minuman Bersoda

Walau Segar, Ini 10 Fakta Kesehatan Minuman Bersoda

 

Jakarta – Ketika anda sedang menikmati makanan di restoran cepat saji ataupun di saat cuaca sedang panas, minuman soda barangkali jadi jawaban efisien Anda. Pesiarqq.net

Walaupun terasa menyegarkan dan nikmat, ternyata minuman soda menyimpan tidak tidak banyak bahaya di setiap tegukannya.

Tak hanya menyimpan tidak tidak banyak kandungan gula, minuman berkarbonasi tersebut pun mengandung kafein, zat pewarna serta pengawet lainnya yang tentu akan menimbulkan masalah kesehatan bila dikonsumsi terlalu sering.

Berdasarkan keterangan dari DW Indonesia, Minggu (8/12/2019), berikut merupakan 10 fakta kesehatan yang diinginkan dapat menciptakan Anda mengurangi konsumsi minuman soda:

1. Kandungan Soda Menimbulkan Kecanduan

Sifat candu pada soda berasal dari kandungan minuman itu, kafein misalnya. Studi menunjukkan kafein menimbulkan ketergantungan. Anak-anak tidak kebal terhadap ketergantungan ini. Kandungan gula menimbulkan efek serupa.

Sementara soda dengan pemanis buatan sebenarnya mengelabui benak sebab menciptakan peminumnya selalu berkeinginan lagi.. Jika mengkonsumsinya berlebihan, sulit pula untuk berhenti.

2. Tidak Ada Gizinya

Soda tidak memberikan nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh kita. Sebaliknya, soda malah menekan nafsu makan. Mengkonsumsi soda dapat menyebabkan anak-anak melulu hendak santap tidak banyak dari yang mereka butuhkan untuk bahan bakar tubuh.

Mereka yang sering minum soda dapat kelemahan vitamin A, kalsium, dan magnesium serta mineral penting lainnya.

3. Soda Merugikan Otak Anak

Otak anak berkembang hingga mereka remaja. Ketika minum soda, mereka mengkonsumsi bahan kimia yang mengubah otak. MSG bersembunyi dalam asam sitrat soda dan penambah rasa buatan. Penelitian menunjukkan, excitotoxin dalam MSG merusak neuron di pikiran tikus.

Tingginya tingkat excitotoxin bisa menjadi pemicu tumor otak, alzheimer dan parkinson, gangguan belajar dan perilaku.

4. Soda Merapuhkan Tulang Anak

Minum soda dapat menguras kalsium yang sangat dibutuhkan tulang. Jika konsumsi fosfor dalam soda terlalu tinggi, dapat merangsang turunnya kalsium sehingga kepadatan tulangpun terganggu. Kafein dalam soda juga mengganggu penyerapan kalsium pada tulang.

Anak-anak yang kenyang minum soda, sulit mengkonsumsi susu atau minuman yang kaya kalsium lainnya, dalam jumlah yang dibutuhkan tubuh.

5. Menyebabkan Gangguan Perilaku pada Anak

Ada sejumlah hal yang mempengaruhi perilaku anak-anak peminum soda.

Ini bisa dari kafein, gula, pewarna buatan, atau lonjakan gula darah. Berdasarkan penjelasan dari suatu survei yang respondennya lebih dari 3000 ibu menunjukkan: anak-anak yang minum soda yang lebih agresif dan memiliki tantangan untuk dapat konsentrasi atau konsentrasi.

6. Dapat Menghancurkan Gigi

Gula maupun asam dalam soda tidak baik untuk gigi. Asam sitrat dan fosfor berlebihan bisa mengikis enamel gigi dan menyebabkan kerusakan.

Berkombinasi dengan sifat adiktif soda, gigi yang tidak jarang terpapar minuman berbahaya ini dapat merasakan erosi gigi.

7. Menyebabkan Diabetes

Dalam sebuah percobaan, tikus di laboratorium diberi pemanis buatan: aspartam yang bisa ditemukan di soda diet. Hasilnya, ditemukan tanda awal dari sindrom metabolik dan diabetes tipe 2.

Yang menakutkan, hanya minum soda tidak tidak sedikit pun tidak mengurangi risiko itu. 12 ons soda sehari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga seebesar 22%.

8. Soda Memicu Obesitas.

Sebuah studi yang dilakukan pada anak usia 3-5 tahun menunujukkan: konsumsi minuman manis bersoda secara signifikan meningkatkan dapat jadi obesitas.

Bahkan memilih soda diet untuk menghindari gula tidak akan mencegah hal ini, karena aspartam meningkatkan hasrat besar akan gula, dimana pikiran terus menyuruh supaya tubuh mengkonsumsi lebih tidak tidak banyak gula.

9. Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung

Satu botol/kaleng soda sehari dapat meningkatkan risiko kardiovaskular sebesar 61%. Mengingat soda dapat memunculkan kecanduan, anak-anak yang mulai minum soda di usia dini hendak mengkonsumsinya secara teratur.

Mereka yang mengkonsumsinya sejak kecil lebih berisiko terkena sakit jantung. daripada seseorang yang mulai minum soda di usia dewasa.

10. Dapat Menghambat Pencernaan

Soda dan kafein memiliki sifat mendongkrak laju urinasi sehingga menyebabkan dehidrasi, terutama bila kebiasaan minum air tergantikan soda. Gula dan kafein dapat meningkatkan tingkat asam lambung yang mengarah ke sindrom iritasi usus.

Apa opsi pengganti soda? Air putih dan susu pilihan terbaik. jus buah tentu pilihan yang lebih baik daripada soda, tetapi tetaplah waspada terhadap kadar gulanya.