VIRAL Pemotretan Baju Pengantin di Pemakaman, Pemilik Butik Buka Suara setelah Dikritik Netizen

VIRAL Pemotretan Baju Pengantin di Pemakaman, Pemilik Butik Buka Suara setelah Dikritik Netizen

VIRAL Pemotretan Baju Pengantin di Pemakaman, Pemilik Butik Buka Suara setelah Dikritik Netizen

VIRAL Pemotretan Baju Pengantin di Pemakaman, Pemilik Butik Buka Suara setelah Dikritik Netizen

PESIARQQ – Baru-baru ini beredar foto pemotretan baju pengantin yang dilakukan di pemakaman.

Foto-foto itu lantas menuai banyak kritik dari netizen karena dianggap tak menghargai orang yang telah meninggal.

Kini, pemilik butik baju pengantin yang menggagas ide pemotretan tersebut, buka suara.

Dilansir World of Buzz, pemotretan tersebut dilakukan di pemakaman yang berlokasi di Batu Pahat, Johor, Malaysia.

Sang model yang mengenakan baju pengantin, berpose duduk di atas makam orang lain.

Ada pula yang berbaring di antara kedua makam, dengan fotografer menginjak bagian samping makam.
Foto-foto itu langsung menuai kritik tajam dari netizen.

Netizen tak habis pikir mengapa mereka melakukan hal tak sopan seperti itu.

Pengguna Twitter @chrissytwittwit membagikan foto-foto itu pada 5 November 2019 lalu.

Dengan menggunakan Bahasa Melayu, ia menulis keterangan foto yang berarti:

“Bod*h. Tak ada tempat lain untuk pemotretan?

Tidak menghormati tanah pekuburan orang, milik umat Kristiani pula.

Orang-orang mau melakukan apapun hanya untuk dapat perhatian.

Kalau kau duduk di atas kuburan keluarga aku, akan kucari kau!”

Postingan itu pun langsung viral.

Hingga berita ini ditulis, cuitan itu telah diretweet 24 ribu kali.

Dengan banyaknya hujan yang datang, sang pemilik butik baju pengantin yang bernama Nur Amirah itu pun muncul.

Melalui unggahan video berdurasi 5 menit, Amirah meminta maaf pada para netizen.

Ia berkata akan bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya.

“Saya ingin minta maaf pada semua lapisan masyarakat, entah itu Muslim atau non-Muslim.

Tapi terutama bagi umat Kristen, saya minta maaf telah mengunggah foto-foto itu di media sosial, ucapnya.

Amirah berkata ia tak mengira foto-fotonya akan menerima banyak hujatan dari netizen.

Ia berkata foto itu hanya akan digunakan untuk pameran pribadi koleksi bridalnya.

“Saya akan bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi.”

“Jangan salahkan atau libatkan para model dan fotografer.”

Dalam sebuah wawancara dengan Harian Metro, Amirah menjelaskan mengapa ia memilih pemakaman sebagai tempat photoshoot.

Ia beralasan hanya ingin membuat fotonya unik.

Ia memilih pemakaman karena terinspirasi dari foto yang diambil oleh fotografer Barat

Selain itu, menurutnya, foto-foto yang diunggah tidak dimaksudkan untuk promosi apapun.

Amirah membela diri dengan mengatakan bahwa ia tidak pernah berniat menggunakan foto itu untuk menjelakkan agama atau ras lain.