Usai Kalah, Griezmann Langsung Ngacir ke Prancis Pakai Pesawat Pribadi

Usai Kalah, Griezmann Langsung Ngacir ke Prancis Pakai Pesawat Pribadi

Usai Kalah, Griezmann Langsung Ngacir ke Prancis Pakai Pesawat Pribadi

Usai Kalah, Griezmann Langsung Ngacir ke Prancis Pakai Pesawat Pribadi

Galactiques (pemain bintang) yang sesungguhnya. Begitulah yang tersirat dari judul surat kabar Prancis L’Equipe setelah kemenangan 4-1 Paris Saint-Germain (PSG) atas FC Barcelona di Camp Nou (17/2). Daftar di sini

Kemenangan yang berakhir dengan striker PSG Kylian Mbappe mencetak hat-trick ketika Neymar Jr absen karena cedera. Sebaliknya, bintang Barca Lionel Messi hanya bisa mencetak gol dari penalti. Dari empat gol Messi di Liga Champions musim ini, semuanya berasal dari tendangan 12 pas.

”PSG memiliki bintang yang di masa depan menyamai level Leo (Messi, Red) maupun Cristiano (Ronaldo),” kata striker Barca Antoine Griezmann tentang Mbappe yang notabene tandemnya di timnas Prancis kepada RMC Sport.

Kalau mengacu statistik, ucapan Grizi didukung fakta yang benar. Ketika usia Messi sebaya Mbappe saat ini, 22 tahun 2 bulan, rasio gol La Pulga di level klub adalah 0,78 per laga.

Masih di bawah Mbappe dengan satu gol per laga. Di timnas pun, Messi dengan 0,64 bersama Argentina tetap kalah oleh Mbappe dengan 0,74.

Sayang, ucapan Grizi tidak dalam momen tepat. Barca kalah telak di kandang dan dia malah memberikan komplimen kepada pemain lawan. Bukan hanya itu. Grizi sempat kena amuk bek Barca Gerard Pique pada menit ke-38 atau saat skor masih 1-1.

Grizi pun tidak bisa ditanya terkait insiden yang diklaim menjatuhkan mental tim Barca tersebut.

Sebab, Grizi langsung ngacir ke Prancis dengan pesawat pribadi seusai laga. Skuad Barca memang libur dua hari setelah laga. Tapi, penerbangannya pada tengah malam menuai kritik. Sebab, otoritas penerbangan Spanyol saat ini melarang take off setelah pukul 22.00.

Terpisah, entraineur PSG Mauricio Pochettino menyebut gol-gol Mbappe kemarin tak ubahnya upaya Mbappe memenuhi janji.

”Sebelum laga, dia (Mbappe) bertanya jumlah kemenanganku Camp Nou. Kujawab hanya sekali menang. Dia kemudian membalas: ’Besok kau akan merasakan yang kedua,’,” beber Pochettino yang pernah menangani RCD Espanyol pada 2009–2012 kepada Diario AS.