Unik Kuah Seputih Susu Ini dari Sup Sapi ala Korea

Unik Kuah Seputih Susu Ini dari Sup Sapi ala Korea

Unik Kuah Seputih Susu Ini dari Sup Sapi ala Korea

Unik Kuah Seputih Susu Ini dari Sup Sapi ala Korea

Cerdaspoker Dominobet – Sup. Satu nama jenis makanan tersebut begitu menggoda kerongkongan. Apalagi andai dimakan dalam situasi hangat. Kuah yang meluncur di kerongkongan dengan cepat membuat hangat di sekujur tubuh.

Jika Indonesia punya sop konro yang dijagokan sebagai di antara kuliner autentiknya, Korea mempunyai seolnongtang. Berbeda dengan di Indonesia, kuah sapi seolnongtang berwarna putih susu.

Seolnongtang atau sup tulang sapi adalahkuliner autentik turun temurun semenjak zaman Dinasti Joseon. Konon, tulang sapi yang direbus dalam masa-masa lama lah yang menciptakan kuah sup ini seputih susu.

Berkesempatan menyeruput gurihnya seolnongtang langsung di Negeri Ginseng. Restoran Sinseon Seolnongtang di Myeong-dong ialah yang saya jajal sejumlah waktu lalu.

Restoran ini adalah salah satu penyaji seolnongtang yang sangat tersohor. Reputasi Sinseon Seolnongtang terbukti dengan antrean pengunjung di depan restoran.

Di depan toko, tersemat artikel ‘Since 1981’. Kalimat tersebut menandakan bahwa restoran sudah berdiri semenjak lebih dari tiga dasawarsa lalu. Jam operasi restoran sekitar 24 jam menciptakan siapa pun dapat menikmati sup kapan saja.

Saya mesti menantikan agak lama sampai pelayan datang. Maklum, mereka lumayan sibuk melayani pelanggan lain.

Saya memesan empat menu sup. Seolnongtang, tri-seolnongtang, baekse seolnongtang, dan doganitang. Keempat menu memakai dasar rebusan kuah kaldu sapi yang sama. Setiap menu telah termasuk satu nasi.

Unik, kuah terasa hambar untuk lidah orang Indonesia yang terbiasa dengan cita rasa yang kuat. Kuah benar-benar melulu menggunakan rebusan kaldu ayam tanpa gabungan micin atau garam. Untuk orang laksana saya, menambahkan tidak banyak garam dan merica dapat membantu mencegah rasa hambar.

Bagi kita yang powerful dengan rasa hambar, terdapat topping kimchi serta sambal asam ala Korea yang dapat dicampurkan untuk meningkatkan cita rasa sup ini.

1. Tri-Seolnongtang dan Seolnongtang

Saya merekomendasikan tri-seolnongtang guna Anda semua pecinta daging ala Korea. Saya memesan menu ini sebab terbujuk rayu cap ‘best’ yang tersemat dalam menu.

Tapi, saya tak menyesal. Diiris tipis ala sukiyaki tanpa lemak, daging begitu lembut ketika dimakan. Daging guna tri-seolnongtang lebih tidak sedikit daripada seolnongtang reguler.

Kuah yang dihadirkan pun terasa lebih tebal dan gurih bila dikomparasikan dengan menu beda yang dicicipi.

Tri-seolnongtang pun menjadi menu idaman untuk mereka yang tak menyenangi sayur dalam sup. Tak terdapat satu juga sayur tampak dalam semangkuk sup. Sementara dalam semangkuk seolnongtang reguler ada potongan daun bawang, bawang perai, ginseng, kacang kastanye, bawang putih, dan jamur enoki.

Porsi kedua menu ini pun terbilang besar. Cukup guna memuaskan rasa lapar guna dua orang.

Tri-seolnongtang dibanderol dengan harga 14 ribu won atau selama Rp165 ribu. Seolnongtang reguler dibanderol 7 ribu won atau selama Rp82 ribu dan versi large dibanderol dengan harga 10 ribu won atau selama Rp110 ribu.

2. Baekse Seolnongtang

Di dalam menu, baekse seolnongtang dideskripsikan sebagai ‘Special Ox Bone Stew’.

Kuah dan daging dalam semangkuk baekse seolnongtang pun terasa bertolak belakang dengan sup lainnya. Kuah sup muncul dengan rasa yang kalah gurih bila dikomparasikan dengan tri seolnongtang.

Ramuan herbal tradisional Korea semacam ginseng, licorice, sampai kurma menjadi pelengkap rasa yang khas dari kaldu.

Sama laksana Seolnongtang, Baekse pun dilengkapi dengan daun bawang, bawang perai, dan chestnut. Baekse Seolnongtang dibanderol dengan harga 12 ribu won atau selama Rp142 ribu.

3. Doganitang

Saya tertarik memesan menu ini sebab doganitang menawarkan daging dengkul sapi yang cukup bertolak belakang dengan yang lainnya.

Namun, saya tidak banyak kecewa ketika semangkuk doganitang mendarat di depan mata. Kuah, sayur, dan bumbu tradisional yang dihadirkan sama seperti sejumlah sup sebelumnya. Tak terdapat yang berbeda.

Kekecewaan saya baru luntur ketika mulut menikmati lembutnya daging dengkul sapi. Tak terdapat rasa keras atau lengket ketika digigit. Lembut dan nikmat.