TNI Polri Usai Warga Desa Tuban Borong 176 Mobil dan Jadi Miliarder

TNI Polri Usai Warga Desa Tuban Borong 176 Mobil dan Jadi Miliarder

Ini yang Dilakukan TNI Polri Usai Warga Desa Tuban Borong 176 Mobil dan Jadi Miliarder

Ini yang Dilakukan TNI Polri Usai Warga Desa Tuban Borong 176 Mobil dan Jadi Miliarder

Senjaqq Domino99 -Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, patroli ketenteraman di tiga desa di Tuban yang warganya seketika jadi miliarder bakal ditingkatkan.

Hal tersebut untuk mengantisipasi orang yang berniat buruk karena gejala kaya seketika tersebut.

Ketiga desa itu ialah Desa Sumurgeneng, Desa Wadung, dan Desa Kaliuntu.

“Jadi menambah perhatian kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) tersebut pasti lah,” kata Ruruh ketika dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Ratusan Warga Tuban Mendadak Jadi Miliarder, Begini Upaya Polisi dan TNI Jaga Keamanan Desa

Salah satu upaya dengan menambah intensitas patroli teratur anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lapangan.

Baca juga: Tak Ikut Borong Mobil, Pengunggah Video Miliarder Tuban Pilih Habiskan Rp 9,7 M guna Hal Ini

Termasuk mengimbau warga supaya meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga ketenteraman diri sendiri dan orang lain.

“Mungkin aja kan mereka yang melakukan pembelian mobil tersebut enggak punya garasi. Mereka anda kasih imbauan supaya meyakinkan ketenteraman dirinya dan hartanya,” ucap Ruruh.

Patroli masing-masing hari

Babinsa Desa Sumurgeneng Serka Heri Purnomo mengaku nyaris setiap hari sedang di wilayah tersebut untuk mengawasi keamanan.

Baca juga: Di samping Borong 176 Mobil, Ini yang Dilakukan Ratusan Warga Desa dengan Uang Miliaran Rupiah yang Didapat

Pihaknya bareng Bhabinkamtibmas pun intens membina komunikasi dengan warga supaya perkembangan informasi kondisi dan kondisi ketenteraman desa tetap terpantau.

“Sejak terdapat pembebasan lahan pembangunan kilang minyak, saya nyaris setiap hari standby di desa,” kata Heri Purnomo, ketika dikonfirmasi.

Pihaknya bareng Bhabinkamtibmas pun intens membina komunikasi dengan warga supaya perkembangan informasi kondisi dan kondisi ketenteraman desa tetap terpantau.

Diberitakan sebelumnya, 225 KK di Desa Sumurgeneng mendapat ganti rugi penjualan lahan proyek kilang minyak Pertamina.

PT Pertamina pun menghargai tanah penduduk lebih tinggi dari biasanya, yakni Rp 600.000 hingga Rp 800.000 per meter.

Rata-rata, penduduk mendapatkan ganti rugi Rp 8 miliar. Ada pun warga yang mendapat duit sebesar Rp 26 miliar.

Uang tersebut dipakai warga guna membuka usaha, membina rumah, dan melakukan pembelian tanah.

Ratusan warga pun bersamaan membeli semuanya 176 mobil yang kesudahannya viral dan jadi perbicangan warnaget.