Tips Destinasi Yang Perlu Diketahui Saat Pertama Kali ke Spanyol

Tips Destinasi Yang Perlu Diketahui Saat Pertama Kali ke Spanyol

Tips Destinasi Yang Perlu Diketahui Saat Pertama Kali ke Spanyol

 

Tips Destinasi Yang Perlu Diketahui Saat Pertama Kali ke Spanyol

Negara yang bertolak belakang juga berarti mempunyai kebudayaan yang berbeda. Saat mengunjungi negara beda ada baiknya andai mengetahui urusan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilaksanakan di negara tersebut.

Terdiri dari 17 distrik dengan keanehan yang berbeda-beda, Spanyol tidak saja sekedar negara biasa. Penduduk yang bermukim di negara ini sangat bertolak belakang satu dan yang lainnya dan ingin tidak inginkan disamakan.

Salah satunya tidak boleh pernah menyamakan orang-orang Catalan dengan sebutan orang Spanyol, dipastikan mereka tidak akan berkata dengan kita lagi.

Berikut sejumlah hal yang butuh diketahui ketika kesatu kali ke Spanyol:

1. Pahami wilayah yang akan ditemui

Hal yang sangat dasar dan wajib guna dilakukan ialah mencari tahu tentang wilayah yang bakal didatangi. Seperti yang disebutkan sebelumnya, negara Spanyol terbentuk dari sekian banyak kebudayaan yang berbeda.

Jika adu banteng adalahhal yang biasa di lokasi lain, tidak untuk wilayah Catalonia. Pada tahun 2010 pemerintah kota sempat melarang pekerjaan adu banteng sebelum kesudahannya dianulir oleh Konstitusi Spanyol pada tahun 2016.

Walau sudah dianulir, pertandingan adu banteng terakhir dilaksanakan pada tahun 2011.

2. Bukan melulu bahasa Spanyol

Para wisatawan tidak jarang kali salah mengira bahwa Spanyol melulu menggunakan bahasa Spanyol saja. Namun yang mengejutkan ialah ada enam bahasa sah yang dipakai di negara ini.

Kelima distrik yang terdapat di Spanyol setiap mempunyai bahasa mereka sendiri, walau bukan berarti mereka tidak memahami bahasa Spanyol.

Orang-orang yang sedang di Catalonia memakai bahasa Catalan. Di Galicia memakai Galician.

Pada San Sebastian dan Bilbao yang tergolong dalam distrik Basque memakai bahasa Basque.

Aragonese, Asturian dan Leonese pun menggunakan bahasa mereka masing-masing.

3. Siapa bilang siestas menyenangkan

Beberapa wilayah di Spanyol mempunyai rutinitas mempunyai nama ‘siestas’ yang dilaksanakan tiap harinya.

Siestas sendiri adalahperiode masa-masa setelah santap siang (berlangsung dua hingga tiga jam) dimana semua toko bakal tutup dan orang-orang bakal beristirahat. Entah tersebut untuk kembali ke rumah, tidur, atau sebatas minum kopi bareng teman.

Selain sejumlah tempat yang memang diutamakan untuk wisatawan, tidak akan gampang untuk mengejar toko yang buka.

Hal ini pastinya akan menciptakan wisatawan bingung mesti mengerjakan apa pada periode masa-masa tersebut. Selain tersebut waktu jalan-jalan pun akan menjadi terbatas dan tidak efektif.

Jika tidak tahu mesti mengerjakan apa, lebih baik ikut mengerjakan siestas sebelum melanjutkan perjalanan nantinya.

4. Tidak seluruh orang berbahasa Inggris

Meskipun sedang di benua Eropa, tetapi tidak tidak sedikit orang Spanyol yang lancar berbahasa Inggris.

Mungkin di kota besar sarat turis laksana Barcelona dan Madrid wisatawan masih bisa menemukan tidak sedikit orang yang berbahasa Inggris, namun andai sudah sedang di kota kecil (bukan kota utama) bakal lebih susah untuk mengejar orang yang dapat berkata bahasa Inggris.

Meski demikian bukan berarti komunikasi tidak dapat terjalin sama sekali. Masyarakat lokal akan mengupayakan membantu andai wisatawan memerlukan sesuatu meskipun dengan kalimat yang terbata-bata.

5. Bersiap untuk istirahat larut malam

Masyarakat Spanyol paling suka bersosialisasi. Umumnya orang-orang di negara ini akan menguras malam mereka dengan berbincang-bincang seraya minum alkohol bareng teman atau kerabat mereka.

Hampir masing-masing bar dan restoran buka hingga larut malam pada tiap harinya. Bagi akhir minggu bahkan tempat-tempat ini tidak bakal tutup hingga matahari kembali hadir

Jadi andai wisatawan hendak lebih mendekatkan diri dengan semua lokal, dapat mengupayakan untuk datang ke restoran pada malam hari dan bergabung dengan orang-orang di sana.

6. Jangan harap dapat makan malam cepat

Waktu santap di Spanyol jauh lebih lama dibanding negara lainnya. Memulai hari dengan sarapan enteng (atau melulu kopi), santap terbesar dilaksanakan pada saat santap siang.

Setelah santap siang antara pukul 14.00 hingga 16.00, mereka bakal memakan makanan enteng setelah itu. Sebelum akhirnya santap malam pada pukul 21.00 lebih.

Jadi tidak boleh harap dapat mengejar restoran yang buka pada pukul 18.00. Di samping restoran untuk semua wisatawan, restoran lainnya baru bakal membuka toko mereka pada pukul 20.00.

7. Kontak jasmani dan tatapan ialah hal yang biasa

Jangan merasa mengherankan jika bertatapan dengan orang asing di jalan atau transportasi umum. Hal ini ialah hal yang sangat wajar terjadi. Bukan berarti orang itu tertarik atau apapun, tetapi mereka melulu ingin menyaksikan Anda.

Terlebih lagi kontak jasmani seperti ciuman di pipi dirasakan sebagai urusan yang sopan untuk dilaksanakan pada kenalan dan teman.

8. Musim panas paling menyiksa

Bagi yang tidak powerful cuaca panas usahakan memikirkan ulang rencana ke Spanyol.

Berpergian pada bulan Juli dan Agustus barangkali terdengar menarik sebab merupakan cuti musim panas. Namun suhu yang tidak jarang menyentuh 40 derajat Celsius tidak jarang kali menciptakan orang-orang tidak kuat guna berjalan di luar ruangan.

Selain tersebut karena bulan Agustus pun adalahliburan musim panas untuk warga Spanyol maka akan tidak sedikit toko-toko yang tutup.

Tetapi lokasi wisata besar laksana taman bermain dan museum tetap bakal buka laksana biasa.