Timnya Puncaki Klasemen Divisi 3, Xabi Alonso Diincar Tim Elite Jerman

Timnya Puncaki Klasemen Divisi 3, Xabi Alonso Diincar Tim Elite Jerman

Timnya Puncaki Klasemen Divisi 3, Xabi Alonso Diincar Tim Elite Jerman

Timnya Puncaki Klasemen Divisi 3, Xabi Alonso Diincar Tim Elite Jerman

Jika Real Sociedad dihancurkan FC Barcelona di La Liga (22/3), lain halnya dengan tim B mereka.

Real Sociedad B yang berkiprah di Segunda Division B (kompetisi divisi ketiga Spanyol) memuncaki klasemen di grup 2 subgrup A. Artinya, jalur menuju promosi ke Segunda Division terbuka lebar.

Sosok Xabi Alonso tak bisa lepas dari performa Sanse –sebutan Real Sociedad B. Menjalani musim kedua bersama Sanse, Xabi mulai menemukan kestabilan.

Hal itu ternyata masuk dalam radar tim elite Jerman Borussia Moenchengladbach. Daftar di sini

Klub Bundesliga yang musim ini lolos sampai 16 besar Liga Champions itu disebut menginginkan Xabi sebagai der trainer mereka musim depan.

Gladbach perlu mencari pelatih baru lantaran pelatih saat ini, Marco Rose, sudah sepakat untuk menangani Borussia Dortmund musim depan.
”Sudah ada kesepakatan antara kedua pihak (Xabi dan Gladbach, Red),” klaim Bild.

Tapi, agen Xabi, Inaki Ibanez, tidak mengiyakannya. ”Aku tidak akan mengomentari rumor. Xabi masih ada di Sociedad dan dia akan fokus dengan tugasnya,” tuturnya kepada Sport1.

Sementara itu, Direktur Olahraga Real Sociedad Roberto Olabe menyebut, ada rencana jangka panjang untuk Xabi di klubnya. Tak lain menjadi pelatih masa depan tim utama.

Apalagi, La Real –sebutan Real Sociedad– merupakan klub yang membesarkan nama pelatih 39 tahun itu. ”Kami sangat ingin Xabi tetap bersama kami,” tegas Olabe.

Yang jadi masalah, La Real tidak punya banyak waktu untuk menahan Xabi karena sudah ada godaan dari Gladbach. Di sisi lain, untuk menangani tim utama, berarti Xabi butuh menggusur jabatan Imanol Alguacil.

Faktanya, selama 2,5 musim terakhir ditangani Alguacil, capaian La Real terbilang meningkat. Yaitu, selalu finis di zona Eropa (Liga Europa). Peringkat kelima musim lalu dan peringkat keenam dua musim sebelumnya. Setengah musim sisanya, La Real mengakhiri musim di urutan kesembilan.