Thomas Djorghi Perkenalkan Bisnis Fashion Bernama Prime

Thomas Djorghi Perkenalkan Bisnis Fashion Bernama Prime

Thomas Djorghi Perkenalkan Bisnis Fashion Bernama Prime

Thomas Djorghi Perkenalkan Bisnis Fashion Bernama Prime

 

PESIARQQ – Dunia fashion dan modeling sesungguhnya telah menjadi dunia yang lama ditekuni aktor, tipe dan penyanyi Thomas Djorghi. Sejak tahun 1985 lalu, pria kelahiran Jakarta, 12 Juni 1969 itu telah mengawali kariernya bersama menjadi tipe disebuah majalah remaja. Hal itu yang kemudian membawa dampak kakak dari Sulthan Djorghi itu akhirnya memutuskan untuk mengawali bisnis fashion bersama mengeluarkan merk bernama “Prime Thomas Djorghi’.

“Gue telah lebih dari 35 tahun bergelut bersama dunia modeling dan fashion, lantaran karir gue sesungguhnya berawal sebagai model. Hal itu yang mendorong gue akhirnya sudi mengawali bisnis fashion ini bersama mengeluarkan merk bernama Prime yang sesungguhnya telah menjadi permintaan saya sejak lama. Sehari-hari orang menyaksikan gue selamanya keluar rapi, gaul, fashionable, agar kepikiran untuk membuat merk sendiri. Gue percaya bersama bisnis ini akan mampu membawa dampak fashion anak muda di Indonesia terlebih akan mampu tetap maju,” tutur ThomasĀ kala melaunching merk fashionnya di kawasan Cipete Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

Ditambahkan Thomas, langkah mengawali bisnis fashion ini merupakan usaha dirinya mengakses peluang baru misalnya nantinya tidak lagi tersedia di dunia hiburan tanah air. Meski sesungguhnya dirinya memperlihatkan tak akan meninggalkan dunia hiburan yang telah membesarkan namanya.

“Buat gue ini adalah langkah persiapan misalnya sesungguhnya nantinya gak aktif lagi di dunia hiburan. Meski gue sampai selagi ini meyatakan akan tetap berkarir didunia hiburan sampe kapanpun. Sebagai langkah persiapannya gue makanya sudi mengawali bersama berbisnis di luar dunia hiburan meski gak jauh-jauh bersama dunia tipe yang gue geluti selama ini,” lanjutnya.

Thomas sendiri memperlihatkan untuk mengawali bisnis yang dibiayai dari hasil jerih payahnya ini, dirinya sesungguhnya tak sudi cuman menjadi pelngkap saja. Hal itu yang membuatnya aktif terlibat segera dalam bisnis fashion yang diperkenalkannya ini.

“Untuk bisnis ini, gue banyak studi dari temen-temenĀ  yang aktif menjadi desainer. Gue studi bagaimana membawa dampak sebuah desain, studi menggambar pola, rajin melacak tipe yang cocok dan tepat membuat merk fashion gue, sampai pilih sendiri bahan yang akan digunakan untuk desain clothing yang gue keluarkan ini. Pastinya gue terhitung kudu rajin-rajin menyaksikan selera dan mode anak muda untuk kemudian gue terapkan di bisnis fashion gue. Dan sudah pasti ini mengasyikkan dan menjadi gairah baru membuat kehidupan gue,” tandasnya.