Tangani Radang Usus Besar Sebelum Menjadi Kanker!

Tangani Radang Usus Besar Sebelum Menjadi Kanker!

Tangani Radang Usus Besar Sebelum Menjadi Kanker!

Tangani Radang Usus Besar Sebelum Menjadi Kanker!

Bagi mayoritas orang, mengonsumsi makanan ialah hal yang paling menyenangkan. Beberapa orang bahkan menjadikan pekerjaan makan sebagai di antara hobi. Bagaimana andai sewaktu-waktu pekerjaan tersebut terhenti sebab masalah pencernaan?

Apa tersebut radang usus besar?

Radang usus besar ialah kondisi di mana usus besar mengalami peradangan dan memunculkan luka besar serta disertai nanah. Kondisi ini tidak terjadi secara instan, namun berkembang secara perlahan.Sayangnya, tidak jarang kali tidak sedikit orang yang tidak menyadari sudah terkena penyakit ini sebab gejalanya dapat muncul dan hilang. Oleh karena tersebut penderitanya tidak memandangnya sebagai sesuatu yang serius.

Penyebab radang usus besar

Sampai ketika ini belum terdapat yang tahu penyebab radang usus besar, tetapi tidak sedikit dokter yang berasumsi bahwa penyebabnya ialah sistem imun tubuh yang berbalik menyerang sel-sel di drainase pencernaan. Di samping itu, stres dan diet diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap timbulnya penyakit radang usus besar.

Gejala radang usus besar

Radang usus besar atau inflammatory bowel disease adalah adanya gangguan yang ditandai dengan peradangan di lokasi usus besar. Jenisnya sendiri terdapat kolitis ulserativa dan penyakit crohn. Seringnya fenomena dari peradangan usus besar merupakan:

Rasa sakit di perut.
Kelelahan.
Diare yang hadir terus-menerus dan berisi darah, nanah, atau lendir.
Nafsu santap berkurang.
Demam.
Penurunan berat badan.

Penyebabnya tentunya sendiri belum diketahui, tetapi dapat terjadi karena hal genetika, sistem kekebalan tubuh atau imunitas tubuh yang tidak normal, stres dan pun asupan makanan serta diet.

Gejala lainnya ialah rasa sakit di dubur atau bahkan pendarahan di dubur. Peningkatan kemauan untuk buang air besar maupun kendala BAB.

Apakah radang usus besar dapat sembuh?

Untuk mengatasinya perlu dilaksanakan diagnosa olah dokter penyakit dalam dan menyerahkan obat guna meredakan peradangan, menyerahkan antibiotik andai ada infeksi dan pun obat guna mengatasi fenomena yang timbul laksana nyeri perut dan pun diarenya.

Cukup tidak sedikit pilihannya, inilah ini sejumlah kelompok obat radang usus besar yang barangkali akan diserahkan dokter:

1. Asam 5-aminosalisilat

Biasanya, kelompok obat kesatu guna atasi radang usus besar ialah obat asam 5-aminosalisilat atau 5-aminosalicylic acid (5-ASA). Terdapat sejumlah macam obat asam 5-aminosalisilat, misalnya:

Sulfasalazine
Mesalamine
Balsalazide
Olsazaline

2. Kortikosteroid

Kortikosteroid sebagai kelompok obat anti peradangan pun mungkin diserahkan pada pasien radang usus besar. Biasanya, obat ini dikonsumsi oleh pasien dengan tingkat peradangan yang sedang atau parah. Namun, urgen untuk diketahui bahwa kortikosteroid tidak diserahkan untuk konsumsi jangka panjang sebab efek samping yang ditimbulkannya.Beberapa kortikosteroid sebagai obat radang usus besar yakni prednisone dan budesonide.

3. Imunomodulator

Obat-obatan imunomodulator dapat menolong mengurangi peradangan. Namun, mekanisme tersebut dilaksanakan dengan ‘melemahkan’ sistem imun, sistem yang merangsang proses peradangan di tubuh.

4. Obat biologis

Obat biologis ialah kelompok obat yang diciptakan dari organisme hidup atau obat yang berisi bahan berupa organisme hidup.