Suka Dandan Mirip Boneka Ken, Pria Ini Berubah Ingin Jadi Barbie

Suka Dandan Mirip Boneka Ken, Pria Ini Berubah Ingin Jadi Barbie

Suka Dandan Mirip Boneka Ken, Pria Ini Berubah Ingin Jadi Barbie

 

Suka Dandan Mirip Boneka Ken, Pria Ini Berubah Ingin Jadi Barbie

Agodapoker poker republikRodrigo Alves dikenal sebagai ‘Human Ken Doll’ karena obsesinya tampil sempurna seperti boneka Ken. Boneka Ken selama ini dikenal sebagai ‘pasangan’ boneka Barbie.

Kalau Barbie merupakan boneka wanita dengan bentuk fisik yang dianggap sempurna, maka Ken adalah versi pria dari Barbie, yaitu berwajah ganteng dan punya tubuh atletis.

Demi bisa mirip dengan Ken, Rodrigo rela melakukan serangkaian operasi plastik. Namun sekarang pria yang kecanduan operasi plastik tersebut tak lagi bisa disebut sebagai ‘Ken’.

Ia justru memutuskan untuk menjadi ‘Barbie’. Pria asal Inggris yang biasa disapa Roddy ini mengaku bahwa dirinya adalah wanita transgender. Roddy mengaku merasa senang akhirnya bisa mengungkap jati diri yang sebenarnya.

Pria yang telah 72 kali operasi plastik tersebut telah lama merasa ingin menjadi Barbie ketimbang Ken. Dalam tiga bulan terakhir, ia menjalani hidup sebagai seorang wanita.

“Aku dikenal sebagai Ken tapi di dalam aku selalu merasa seperti Barbie,” ungkap Roddy, dilansir dari Mirror, 4 Januari 2020.

Roddy kini tampil feminin dan berpakaian seperti wanita. Tak hanya pakaian, pria 36 tahun tersebut dikabarkan sudah suntik hormon untuk punya pinggul seperti wanita. Roddy yang telah memakai bra berukuran D juga dilaporkan akan benar-benar berganti kelamin di tahun depan.

Jadi Wanita Seutuhnya

Ia mengaku sudah menghabiskan biaya sekitar 600 ribu poundsterling atau setara Rp10 miliar untuk operasi plastik sampai dengan Desember 2019.

Agar menjadi wanita seutuhnya, Roddy pun akan menjalani beberapa operasi lain, termasuk memasang implan payudara, operasi feminisasi wajah, pengangkatan jakun, dan tentunya operasi kelamin. Meski akan menimbulkan rasa sakit, ia mengaku senang dengan transformasi itu.

“Aku menyukainya. Aku sangat antusias karena bisa pergi ke salon rambut yang bagus dan menikur, merias alis dan bulu mata. Lalu membeli gaun dan high heels dan memakai lingerie seksi,” tutur Roddy.

Sebelum benar-benar bertransformasi menjadi wanita, Roddy mengaku suka memakai busana ibunya. Tampil berbeda sejak kecil, ia pun mengatakan pernah menjadi korban penindasan dan pelecehan seksual di sekolah.

Roddy didiagnosa mengalami gangguan disforia gender atau gangguan identitas gender. Hal itu yang diyakini membuat dirinya melakukan operasi plastik agar mirip Ken, tapi setelah itu justru ingin menjadi Barbie atau menjadi wanita.