Sudahkah Anda Rutin Konsumsi Makanan Pencegah Kanker?

Sudahkah Anda Rutin Konsumsi Makanan Pencegah Kanker?

Sudahkah Anda Rutin Konsumsi Makanan Pencegah Kanker?

Sudahkah Anda Rutin Konsumsi Makanan Pencegah Kanker?

Kondisi tubuh Anda menggambarkan apa yang dikonsumsi, tersebut benar adanya. Apalagi andai kita mengaitkannya dengan penyakit kanker. Ada sejumlah makanan penangkal kanker yang dapat mengurangi bisa jadi terjadinya kanker sampai 30-50%.

Ada makanan pemicu kanker, terdapat makanan penangkal kanker. Artinya opsi ada di tangan masing-masing orang guna menilai jenis makanan apa yang diperbolehkan masuk ke dalam tubuh.

Makanan pemicu kanker

Sebelum membicarakan tentang makanan penangkal kanker, garisbawahi dulu sejumlah makanan pemicu kanker seperti:

Makanan tinggi gula

Makanan yang diproses dengan ekstra gula dan rendah serat terbukti tidak banyak sekali berisi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Makanan dan minuman tinggi gula dapat memicu terjadinya kanker laksana kanker payudara dan kanker usus besar. Diduga kaitannya ialah karena tingginya gula dapat merangsang peningkatan insulin yang tajam dan urusan ini lah yang dapat menambah kanker timbul.

Daging olahan

Tak melulu makanan tinggi gula, daging olahan juga riskan dan merangsang terjadinya kanker. Sifatnya yang karsinogenik merangsang seseorang mengidap kanker usus besar.

Makanan diubah berlebihan

Mungkin ini dalil mengapa raw food dikatakan sehat, sebab makanan yang diubah berlebihan atau overcooked food berisi substansi yang mengakibatkan tumbuhnya kanker.

Makanan penangkal kanker

Setelah membicarakan tentang makanan yang dapat merangsang kanker, sekarang saatnya membicarakan makanan penangkal kanker. Ada sejumlah makanan yang memang baik dan dapat meminimalisir risiko seseorang mengidap kanker.

Makanan penangkal kanker di antaranya merupakan:

1. Sayuran cruciferous

Sayuran cruciferous dikenal sebagai sayuran antikanker. Beberapa misal sayuran jenis ini ialah brokoli, kembang kol, dan kubis. Sayuran ini berisi sulforaphane, substansi yang bisa memperkecil ukuran tumor sampai lebih dari 50%. Sayuran dengan daun berwarna gelap laksana bayam, kale, atau selada dapat menangkal risiko kanker usus besar.

2. Tomat dan wortel

Sayuran yang pun termasuk dalam susunan makanan penangkal kanker ialah tomat dan wortel. Kedua sayuran ini dapat meminimalisir risiko terjadinya kanker prostat dan kanker paru-paru.

3. Buah kaya antioksidan

Beberapa buah yang kaya antioksidan laksana sitrus (jeruk, lemon, dan jeruk nipis) serta buah dengan jenis berry (blackberry, blueberry, raspberry, strawberry) berisi zat yang menolong mencegah kanker.

4. Flaxseed

Biji rami atau flaxseed juga tergolong dalam kelompok makanan penangkal kanker. Bahkan biji rami dapat mencegah penyebaran sel kanker. Dalam suatu penelitian, dilafalkan bahwa penderita kanker prostat yang teratur mengonsumsi biji rami menikmati sel kanker dalam tubuhnya tidak berkembang signifikan.

5. Rempah-rempah

Beberapa misal rempah-rempah laksana kayu manis dan kunyit dapat menjadi makanan penangkal kanker. Kandungan curcumin dalam kunyit misalnya bisa mengurangi bisa jadi terjadinya penyakit kanker usus besar.

6. Minyak zaitun

Mungkin tidak tergolong dalam jenis makanan, tetapi minyak zaitun dapat mengurangi bisa jadi terjadinya kanker. Dalam sebuah riset ditemukan bahwa orang yang mengonsumsi minyak zaitun secara rutin 42% lebih rendah risikonya merasakan kanker.

7. Bawang putih

Ada kandungan allicin dalam bawang putih yang dapat menangkal terjadinya kanker. Biasanya, urusan ini dikaitkan dengan kanker prostat dan kanker di unsur pencernaan.

8. Olahan susu

Beberapa jenis olahan susu bisa mengurangi bisa jadi seseorang mengidap kanker usus besar. Hal ini terutama didapatkan dari olahan susu fermentasi sebab tinggi asam lemak yang baik untuk tubuh, vitamin, dan linoleic acid.

9. Teh dan kopi

Kandungan dalam teh dan kopi pun dapat menangkal terjadinya kanker. Kandungan antioksidan dan phytochemical di dalamnya dapat mencegah radikal bebas. Meski demikian, riset akan kenyataan ini masih terus didalami dengan mengoleksi temuan-temuan terbaru.