Semangat Pesta Simon D dan Gray Tutup Asian Sound Syndicate

Semangat Pesta Simon D dan Gray Tutup Asian Sound Syndicate

Semangat Pesta Simon D dan Gray Tutup Asian Sound Syndicate

 

Semangat Pesta Simon D dan Gray Tutup Asian Sound Syndicate

Sulit rasanya mengasingkan penampilan Rapper Gray dan Simon Dominic dalam Asian Sound Syndicate Vol. 1 di Helipad Parking Ground Gelora Bung Karno pada Sabtu (31/8) malam. Gray dan Simon Dominic memang sempat tampil masing-masing, tetapi mereka juga tidak sedikit tampil bareng dalam pesta rakyat musik hip-hop tersebut.

Dua rapper dari agensi AOMG tersebut benar-benar hendak membuat pemirsa berpesta walau waktu sudah nyaris tengah malam. Pesta dibuka ketika Gray naik ke panggung dengan mendendangkan lagu ‘Change’ dan ‘Respect’ secara medley.

“Halo semuanya apa kabar? Terima kasih,” kata Gray.

Ia kemudian sejumlah kali berkata dalam Bahasa Korea sampai interpreter muncul membantunya berkomunikasi. “Sebenarnya tidak sedikit Bahasa Indonesia yang saya siapkan namun lupa. Aku cinta anda Indonesia,” tutur Gray.

Gray dengan pembawaannya yang santai dan playful mulai mendendangkan lagu-lagu dengan ritme tidak banyak cepat nan riang laksana ‘Late Night’, ‘Good’ serta ‘I’m Fine’. Tak melulu itu, untuk memeriahkan suasana, ia pun menyanyikan lagu ‘Shape of You’ supaya seluruh penonton dapat menyanyi bareng dirinya.

Dalam peluang itu, ia pun menyanyikan lagu yang terakhir ia rilis pada April lalu, ‘TMI’ yang dimedley dengan ‘Just Do It’. Gray pun sempat curhat rindu dengan teman rappernya Loco dan WonJae saat mendendangkan lagu ‘We Are’.

Setelah itu, Simon Dominic tiba-tiba terbit dari kegelapan dan memanaskan panggung utama. Simon D bareng Gray mendendangkan ‘Mommae’.

Mereka lantas berganti tugas. Setelah Gray menciptakan penonton berpesta dengan musik-musik beat cepat dan bernuansa riang, Simon D muncul dengan lagu bernuansa gelap. Ia memulai penampilannya dengan ‘Simon Dominic’, ‘Dax4’ dan ‘Jung Jin Chul’.

“Ini kesatu kalinya saya ke Jakarta. Saya dengar dari singer (penyanyi) lain bila Jakarta paling hot. Makanya saya hendak ke sini. Kalau kali ini bagus dapat datang lagi,” kata Simon D.

Saya sempat hendak meneteskan air mata saat Simon D mengutarakan perasaannya di atas panggung. Ia ternyata menikmati perbedaan suasana ketika ia tampil dan sebelumnya. Menurutnya, ketika ia tampil pemirsa tak semeriah sebelumnya. Saat tersebut waktu memang mengindikasikan sekitar pukul 23.00 WIB.

“Kamu tampak capai. Menjadi urutan yang terakhir memang susah. Suaranya tersiar lebih tidak banyak ketimbang yang awal,” ucap Simon D dengan pertolongan interpreter.

Sontak pemirsa yang masih di tempat berteriak mengatakan urusan itu tidak benar dan mulai menyemangati Simon D. Jumlah pemirsa memang berkurang menyeluruh setelah Bobby iKON menuntaskan penampilannya pada 20.35 WIB.

Rasa lelah pun tak dapat ditutupi. Penonton yang masih bertahan tampak lelah. Beberapa memilih ke belakang guna duduk. Saya walau tetap berdiri namun telapak kaki telah panas. Bagaimana tidak, acara pesta rakyat sesungguhnya sudah dibuka sejak pukul 15.00 WIB. Waktu jeda 20 menit antarartis malah diinginkan hilang supaya mereka cepat tampil dan acara dapat selesai lebih cepat.

“Tapi saya ngerti kok. Tapi anda masih dapat bermain lagi kan? Saya telah tua sebenarnya. Di antara seluruh artis di sini barangkali saya yang sangat tua. Tapi saya sangat bagus kan? Tapi tua,” tutur Simon D seraya tertawa.

Di antara keempat rapper dan biduan hip-hop Korea Selatan yang tampil malam itu, Simon D memang yang sangat berumur. Ia kelahiran 1984 yang kemudian dibuntuti Gray dengan kelahiran 1986, lantas Crush pada 1992, DPR Live pada 1994 dan Bobby 1995.

Penonton juga mulai berteriak gwenchana yang berarti tidak apa-apa atau seluruh baik-baik saja. Simon D menanggapinya dengan menciptakan melodi.

“Sudah. sudah. Stamina saya telah sedikit. Mungkin kalian tahu alangkah saya bekerja keras sekarang. Dalam satu bulan tiga hingga empat video musik keluar. Ke depan saya bakal bekerja keras lebih lagi,” tuturnya.

Setelah itu, ia langsung mendendangkan lagu ‘Won & Only’. Lagu itu menceritakan cerita seseorang yang bekerja keras tapi tidak saja demi duit tapi sebab cinta. Video musik lagu tersebut diperankan Tablo Epik High serta anaknya, Haru.

Meski sempat galau sebab ucapan tersebut, Simon D membalikkan nuansa pesta dengan mengundang Gray ke panggung. Mereka pulang memanaskan suasana melewati lagu teranyar Simon D, ‘Make Her Dance’. Keduanya juga kembali berduet melewati lagu ‘Comfortable’, Mommae’ serta ‘Who You?’.

Kalimat kian tua kian jadi paling mendeskripsikan encore Simon D. Meski ia berulang kali mengaku yang sangat tua dikomparasikan rapper lainnya tadi malam, ia pun paling aktif menyapa peminat bolak balik dari ujung kiri dan kanan panggung.

Tak melulu itu, Simon D turun panggung ke pembatas mendekat penggemar. Petugas ketenteraman sudah bersiap di belakang Simon D bilamana sang artis ditarik penonton.

Namun saya lumayan terkesan dengan peminat yang dapat menahan diri. Kebanyakan dari mereka melulu mengusung ponsel mereka guna mengabadikan momen itu tanpa mesti ramai-ramai menjamah atau unik Simon D.

Sementara itu, Gray memilih guna mengabadikan aksi Simon D kemudian duduk di pinggir panggung seraya berinteraksi dengan peminat VIP.

Setelah menyanyi, Gray meminta penggemar tidak boleh langsung pulang. Ia bareng Simon D menuliskan mereka butuh mengabadikan momen tersebut. Mereka pun menyuruh DJ WEGUN guna turun dan berfoto bareng mereka.

“We love Jakarta,” CERDASPOKER