Sebelum Meninggal Wanita 20 Tahun Sempat Ucap Selamat

Sebelum Meninggal Wanita 20 Tahun Sempat Ucap Selamat

Sebelum Meninggal Wanita 20 Tahun Sempat Ucap Selamat Tinggal Kepada Ibunya

Sebelum Meninggal Wanita 20 Tahun Sempat Ucap Selamat Tinggal Kepada Ibunya

Senjaqq Domino99 -Warga Desa Kiama Kecamatan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud dihebohkan dengan peristiwa bunuh diri, remaja wanita. Diketahui identitas korban mempunyai nama Jesika Mamalanggo (20) penduduk Desa Kiama Maredaren.

Saksi mata yang pun selaku ibu korban Olha Apena menjelaskan pada, Selasa (2/2) selama pukul 15.30 Wita, dirinya sedang membasuh pakaian dikamar mandi. Kemudian Olha pergi ke kamar guna berganti baju.

Namun ketika masuk ke dalam kamar, dirinya mendapati korban sedang tidur. “Nah ketika akan berkeinginan membangunkan tiba-tiba saya menyaksikan korban muntah-muntah seraya menangis dan mengatakan untuk saya selamat tinggal,” ungkapnya.

Olha pun menambahkan, ketika anaknya muntah ia menghirup ada bau racun sampai-sampai langsung berteriak mohon tolong, dan berjuang memberikan bantuan kesatu dengan susu dancow dan santan. Sementara tersebut saksi lain, Pingkan Apena (21) mengatakan, ia menyaksikan korban bareng teman-temannya duduk santai didepan rumah.

Saat duduk-duduk, sekitar separuh jam lantas datang ayahnya Beni Mamalanggo kembali kerumah bareng lelaki Barto yang berkeinginan akan di jadikan anak angkat.

“Namun ketika pada waktu tersebut ayah korban yang telah mengkonsumsi minuman keras marah-marah lantas sempat adu mulut dengan korban sampai ayah korban menampar korban berserta saudaranya,” beber Pingkan.

Ia pun melanjutkan, ketika menampar anak-anaknya, ayah korban pun melanjutkan menghempaskan kursi dan meja yang terdapat didalam rumah, lalu terbit rumah.

“Namun sejumlah saat kemudian, mendengar ibu korban berteriak dan mendapati korban sedang muntah-muntah di dalam kamar, lalu menciptakan pertolongan kesatu dengan menyerahkan minuman santan dan dancow serta langsung membawa korban ke RSUD Talaud,” terangnya.

Kapolsek Melonguane IPDA Dedy Matahari mengatakan, sesudah tiba di TKP, korban langsung diangkut ke RSUD. “Sempat dilaksanakan upaya perbuatan medis tetapi sekitar satu jam lantas tepatnya pukul 16.40 Wita korban meninggal dunia. Tindakan selanjutnya meminta penjelasan para saksi, dan menyelamatkan babuk 1 botol racun merk spontan,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, diperkirakan korban sudah meminum racun serangga. “Penyebab korban meminum racun tersebut sebab adanya pertengkaran sebelumnya antara ayahnya, sampai ayah korban menampar korban, kakak dan adiknya. Saat bakal di otopsi pihak family menolak, sebab meyakini korban mati dengan minum racun serangga brand spontan,