Sebelum Juara All England, Lee Zii Jia Ternyata Sempat Frustrasi Berat

Sebelum Juara All England, Lee Zii Jia Ternyata Sempat Frustrasi Berat

Sebelum Juara All England, Lee Zii Jia Ternyata Sempat Frustrasi Berat

Sebelum Juara All England, Lee Zii Jia Ternyata Sempat Frustrasi Berat

Pebulu tangkis putra Malaysia Lee Zii Jia sukses mengharumkan nama negaranya setelah berhasil membawa pulang gelar juara All England 2021. Bagi Zii Jia, ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa setelah selalu pulang dengan kepala tertunduk di empat turnamen terdahulu.

Pelatih Zii Jia, Wong Choong Hann menuturkan bahwa ia bahagia bisa melihat anak didiknya bermain dengan amat impresif di sepanjang perhelatan All England 2021. “Ini adalah awal yang sangat baik untuknya setelah awal tahun kemarin ia terseok-seok,” ujar Choong Hann, dilansir dari laman BWF.

Zii Jia boleh dibilang memang tampil tidak sesuai ekspektasi di empat turnamen BWF yang ia ikuti sebelumnya. Di leg pertama Thailand Terbuka 2021, ia disingkirkan Chou Tien Chen (Taiwan) di babak perempat final. Seminggu kemudian di leg kedua Thailand Terbuka 2021, ia malah kalah di babak pertama dari Sameer Verma (India). Daftar di sini

Kesialan Zii Jia berlanjut ke World Tour Finals sepekan menjelang. Berada satu grup dengan Chou Tien Chen, Viktor Axelsen (Denmark), dan Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia), tidak satu laga pun ia menangkan.

Hasil minor kembali membuatnya harus gigit jari di Swiss Terbuka 2021. Melaju hingga babak semifinal, Zii Jia lagi-lagi harus menelan pil pahit usai dipecundangi pebulu tangkis muda Thailand Kunlavut Vitidsarn.

Rangkaian hasil yang tak memuaskan itu diakui Choong Hann sempat membuat mental Zii Jia terguncang. Pemain 22 tahun itu frustrasi berat.

“Dia begitu hancur setelah hasil buruk di Tur Asia. Dia sudah berlatih sangat keras, tapi seolah tidak membuahkan hasil sama sekali. Kami terus memberikan dia dukungan agar ia bisa bangkit dari rasa frustrasinya, dan Zii Jia menunjukkan kemauan untuk berlatih lebih keras dan melupakan semuanya,” ujar Choong Hann.

Usaha keras Zii Jia terbukti tidak mengkhianati. Rasa lelah dan frustrasi yang ia perangi akhirnya terbayar dengan gelar All England 2021 setelah ia menundukkan Viktor Axelsen di laga puncak. “Hal yang sangat membahagiakan melihat dia bisa bermain begitu gigih dan tak kenal menyerah di tengah segala tantangan dan kritik yang ada,” ujar Choong Hann.

Meski Zii Jia berhasil menjadi juara All England 2021, Choong Hann tak lantas puas. Ia yakin Zii Jia punya banyak potensi yang belum tergali untuk menjadi pemain top dunia masa depan.

“Buat saya, Zii Jia masih sebuah produk yang belum sempurna. Masih banyak yang bisa ditingkatkan,” ujar Choong Hann.