Sang Mantan Juara Dunia Tiga Divisi Menantang Terbuka Oscar De La Hoya

Sang Mantan Juara Dunia Tiga Divisi Menantang Terbuka Oscar De La Hoya

Sang Mantan Juara Dunia Tiga Divisi Menantang Terbuka Oscar De La Hoya

Sang Mantan Juara Dunia Tiga Divisi Menantang Terbuka Oscar De La Hoya

Jika Oscar De La Hoya benar-benar mengikuti hasratnya untuk kembali ke ring, ada satu nama yang dengan senang hati untuk menantang sang Golden Boy.

Dia adalah salah seorang legenda terbesar dalam sejarah tinju Meksiko; Julio Cesar Chavez. Mantan juara dunia di tiga divisi berbeda tersebut mengatakan sangat bersemangat jika bisa kembali berduel dengan De La Hoya di atas ring.

“Itu adalah laga ekshibisi terakhir yang sangat ingin saya lakukan,” kata Chavez sebagaimana dilansir dari ESPN. Pada 25 September mendatang, Chavez yang sudah berusia 58 tahun itu akan naik ke ring. Dia menantang Jorge Arce dalam sebuah pertarungan amal.pesiarqq pokercc

“Namun saya ingin melakukan pertarungan itu di depan fans. Tanpa fans, tidak mungkin ada pertarungan. Saya ingin agar semua orang bisa melihat bagaimana saya memukulnya (De La Hoya). Saya ingin melancarkan tinju saya kepadanya,” ucap mantan juara dunia kelas bulu, kelas ringan, dan kelas welter tersebut.

Chavez yang ditabalkan majalah tinju ternama, Ring Magazine sebagai petinju terbaik periode 1990 sampai 1993 tersebut sangat bersemangat mendengar rencana De La Hoya untuk naik ke ring.

Berusia 47 tahun, De La Hoya mengaku masih sangat kompetitif. Pada bulan lalu, dia mengumumkan kepada publik rencananya untuk kembali bertinju. Padahal, 12 tahun yang lalu, De La Hoya menyatakan diri pensiun. Dia lantas fokus membangun perusahaannya, Golden Boy Promotions. Rekor De La Hoya adalah 39-6 (30 menang KO).

“Rumor (comeback) itu benar. Dan saya akan melakukan sparring dalam beberapa pekan ke depan,” kata De La Hoya kepada ESPN.

Sementara itu, Chavez kali terakhir bertarung pada 2005. Dia mengakhiri karirnya yang gemilang dengan catatan 107 menang, 6 kalah, dan 2 imbang. Chavez mengukir rekor sensasional yakni 85 kemenangan KO.

Dia bertemu De La Hoya dua kali. Pertama pada 1996. Saat itu, Chavez kalah TKO pada ronde keempat dan kehilangan sabuk juara dunia kelas welter ringan WBC.

Dua tahun kemudian, Chavez kembali menantang De La Hoya. Hasilnya sama, Chavez kalah, kali ini pada ronde kedelapan. Upayanya untuk merebut sabuk juara dunia kelas welter WBC dari tangan De La Hoya kandas.