Salah satu Syarat Mutlak Wujudkan Disabilitas Unggul Indonesia

Salah satu Syarat Mutlak Wujudkan Disabilitas Unggul Indonesia

Salah satu Syarat Mutlak Wujudkan Disabilitas Unggul Indonesia

Salah satu Syarat Mutlak Wujudkan Disabilitas Unggul Indonesia

LudoQQ Poker Galaxy 
Leave no one behind, tidak terdapat satu orang juga yang boleh ditinggalkan atau disisihkan dalam gerak maju suatu bangsa. Termasuk, semua penyandang disabilitas.

Salah satu upaya pemerintah guna mewujudkannya ialah dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 52 Tahun 2019 mengenai Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial untuk Penyandang Disabilitas dan PP Nomor 70 Tahun 2019 mengenai Perencanaan, Penyelenggaraan, Evaluasi terhadap Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Kedua PP itu ialah aturan penyelenggara UU Nomor 8 Tahun 2016 mengenai Penyandang Disabilitas.

“Ada 17 hak penyandang disabilitas. Di antaranya hak hidup, bebas dari stigma, edukasi dan pekerjaan,” kata Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto dalam acara jamuan santap malam Hari Disabilitas Internasional, Kamis 28 November 2019.

Sementara, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gufroni Sakaril mengatakan, pihaknya sebetulnya berharap, delapan ketentuan pemerintah dapat disahkan tahun ini.

“UU telah lahir namun implementasi lamban sebab belum terdapat PP-nya,” kata dia. Meski demikian, semua penyandang disabilitas bersyukur, telah ada dua peraturan penyelenggara yang sudah disahkan.

Gufroni berharap, penyandang disabilitas dilibatkan, ikut urun rembug, dalam penyusunan draf PP. “Sehingga bermunculan PP yang mengakomodasi kepentingan penyandang disabilitas,” dia menambahkan.

Sebab, karyawan Indosiar tersebut menambahkan, tak barangkali sebuah aturan dapat mengakomodasi kepentingan penyandang disabilitas tanpa mendengar suara mereka

Potensi Disabilitas  

LudoQQ Poker Galaxy

Jumlah penyandang disabilitas di Indonesia menjangkau 21 juta jiwa atau 8,5 persen dari populasi negeri ini.

Berdasarkan keterangan dari Gufroni, salah satu keperluan dasar untuk penyandang disabilitas ialah pemenuhan keperluan sosial. Yakni, makan, minum, mendapatkan garansi dan perlindungan sosial.

“Kami tidak mohon lahir sebagai disabilitas. Itu given. Ada pun yang menjadi disabilitas sebab kecelakaan,” kata dia.

Meski mempunyai keterbatasan, penyandang disabilitas punya potensi yang dapat dioptimalkan.

“Yang tak hanya dapat menolong dirinya sendiri, tapi pun keluarga dan masyarakat luas,” kata Gufroni.

Aturan penyelenggara atau PP diharapkan dapat menjadi jembatan untuk mencari potensi penyandang disabilitas.

“Jika kami diberi kesempatan, pelatihan, dapat mengeluarkan potensi yang spektakuler sesuai tema Hari Disabilitas tahun ini, Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul,” kata Gufroni.

“Namun, mewujudkan disabilitas unggul terdapat syaratnya, bila Indonesia tidak Inklusi, sulit untuk mewujudkan disabilitas unggul. Itu kriteria mutlak.”