Sakit Hati ke Tetangga, Aksi Balas Dendam Kakek Ini Sudah Kelewatan

Sakit Hati ke Tetangga, Aksi Balas Dendam Kakek Ini Sudah Kelewatan

Sakit Hati ke Tetangga, Aksi Balas Dendam Kakek Ini Sudah Kelewatan

 

Sakit Hati ke Tetangga, Aksi Balas Dendam Kakek Ini Sudah Kelewatan

 

Sakit hati dengan tetangga, dia melakukan aksi yang bikin jijik dan mual seluruh penghuni apartemen.

Dominoqq Hidup bersama tetangga memang penuh suka dan duka. Perselisihan dengan tetangga sudah menjadi hal yang biasa.

Umumnya, perselisihan dengan tetangga akan diselesaikan secara kekeluargaan.

Jika memang masalah tersebut tidak bisa diselesaikan dengan baik, maka harus ada mediator yang jadi penengah.

Namun tidak demikian dengan seorang kakek dari Taichung, Taiwan. Dia menyelesaikan masalah dengan tetangga menggunakan caranya sendiri.

Karena sakit hati dengan tetangga, Kakek Lin buang hajat di tangki air yang dikelola apartemen tempatnya tinggal.

Bermula dari Menyewakan Ruangan

Semua berawal ketika pria 69 tahun itu menyewakan sebagian ruangan apartemennya kepada sebuah perusahaan telekomunikasi.

Untuk sewa ruangan di apartemennya itu, Kakek Lin mematok harga 12.000 dolar Taiwan atau Rp5,4 juta tiap bulan.

Sayangnya, Kakek Lin tidak memberitahu atau izin tetangga saat perusahaan telekomunikasi memasang alat-alatnya.

Akibatnya, tetangga melaporkan Kakek Lin ke pengelola apartemen. Mereka juga meminta alat-alat tersebut dibongkar.

Sakit Hati Kehilangan Penghasilan

LUDOQQ Sakit hati dan marah akibat kehilangan penghasilan, Kakek Lin menyusun rencana jahat untuk balas dendam.

Tak berapa lama, tetangga mencium bau tidak sedap pada air keran mereka. Penghuni lainnya bahkan ada yang sakit setelah minum air keran.

Sebagian penghuni juga ada yang menderita alergi setelah mandi dengan air yang ada di apartemen itu.

Mereka merasa heran, air di apartemen tersebut menjadi aneh dan tidak bisa digunakan lagi.

Ternyata, Setelah Melihat Rekaman CCTV

Untuk mengetahui penyebabnya, pengelola apartemen sampai memeriksa rekaman CCTV di setiap sudut gedung.

Setelah melihat rekaman CCTV, pengelola jadi tahu penyebab mengapa air apartemen menjadi aneh dan bermasalah.

Ternyata, antara Juni 2017 dan Juli 2018, Kakek Lin sering terlihat menaiki tangga ke tangki air gedung apartemen.

Dilaporkan bahwa dia buang air kecil di tangki air tersebut. Tidak itu saja, dia juga mandi di dalam tangki air.

Lebih parah lagi, Kakek Lin juga buang hajat di tangki air gedung apartemen setiap satu bulan sekali.

Sampel yang dikirim ke laboratorium memastikan bahwa air di apartemen telah tercemar. Mengandung amonia dalam jumlah tinggi.

Memberikan Jawaban yang Menjengkelkan

PREDIKSI TOGEL PALING JITU Ketika dikonfrontasi tetangga soal perbuatannya mencemari tangki air apartemen, Kakek memberikan jawaban yang menjengkelkan.

” Kalian beruntung tidak mati karena minum air dari tangki itu,” jawab Kakek Lin enteng.

Dengan bukti rekaman CCTV, pengelola apartemen memanggil polisi. Dalam sidang pengadilan, terungkap bahwa Kakek Lin melakukan lebih dari mencemari tangki air.

Dia juga merusak panel kontrol lift gedung apartemen dan pipa air pada tahun 2018.

Dalam pembelaannya, Kakek Lin mengatakan bahwa minum air yang tercemar urin tidak akan membahayakan nyawa seseorang.

Dipenjara dan Didenda

Meski memberikan pembelaan bahwa minum air yang tercemar tidak membahayakan, namun hakim tetap menjatuhkan hukuman.

Hakim, yang tidak setuju dengan pembelaan Kakek Lin, mengatakan kotoran manusia berpotensi mencemari dan memengaruhi kesehatan penghuni apartemen.

Akibat perbuatannya, pria tua itu akhirnya dijatuhi hukuman penjara 20 bulan.

Dia juga harus membayar denda atas perbuatannya sebesar 160.000 dolar Taiwan atau Rp73 juta.