Saat Antonio Conte Beradu Mulut dengan Fabio Capello

Saat Antonio Conte Beradu Mulut dengan Fabio Capello

Saat Antonio Conte Beradu Mulut dengan Fabio Capello

Saat Antonio Conte Beradu Mulut dengan Fabio Capello

Jangankan lolos ke babak 16 besar Liga Champions, finis ketiga untuk melanjutkan kiprah di babak 32 besar Liga Europa pun gagal diraih Inter Milan. Gagal mengalahkan Shakhtar Donetsk di Stadio Giuseppe Meazza kemarin (10/12) membuat Inter finis sebagai juru kunci di grup B.

Kiprah di Eropa bagi klub yang musim lalu menjadi runner-up Liga Europa itu praktis berakhir. Inter tinggal berlaga di kompetisi domestik. Beban Nerazzurri semakin berat karena tuntutan scudetto Serie A seolah tak bisa lagi ditawar. Daftar di sini

Terutama bagi allenatore Antonio Conte yang musim ini menjalani musim kedua. Logikanya, melaju hingga final Liga Europa dan runner-up Serie A musim lalu saja Conte menuai kritik. Apalagi dengan capaian buruk di Eropa musim ini.

Salah satu yang dikritik media-media Italia di laga kemarin adalah keputusan Conte menurunkan Nicolo Barella dalam starting XI meski tidak dalam kondisi fit. Padahal, masih ada Christian Eriksen. Tapi, sudah menjadi rahasia umum kalau Conte tidak cocok dengan Eriksen.

Performa Inter saat melawan Shakhtar juga membuat Conte terlibat friksi dengan pelatih veteran Italia Fabio Capello dan mantan bek timnas Italia sekaligus pemain seangkatan Conte, Alessandro Costacurta. Yakni, ketika Capello maupun Costacurta bertugas sebagai pandit Sky Italia yang terhubung dengan Conte via telewicara setelah pertandingan.

Conte tidak senang mendengar Capello yang menyebut Samir Handanovic dkk bermain tanpa determinasi sehingga layak gagal menang. ’’Dia (Capello) jangan asal bicara karena kami sudah bermain maksimal. Taktik Shakhtar (yang cenderung bertahan) juga berpengaruh,’’ ucap Conte.

’’Lalu, kenapa kamu tidak memiliki plan B ketika strategimu tidak berjalan dengan baik?’’ balas Capello. ’’Aku tentu punya plan B. Tapi, aku tidak akan mengungkapkannya di sini,’’ kelit Conte.

Sikap baper Conte turut membuat Costacurta kecewa. ’’Saya tidak suka dengan sikap teman saya, Conte. Tentu kami tidak akan berkata buruk kalau memang permainan timnya tidak buruk,’’ tutur pria yang pernah memenangkan lima gelar Liga Champions sebagai bek AC Milan itu.