Rincian Jumlah Vaksin COVID19 Sinovac yang Didistribusikan Bio Farma ke 34 Provinsi

Rincian Jumlah Vaksin COVID19 Sinovac yang Didistribusikan Bio Farma ke 34 Provinsi

Rincian Jumlah Vaksin COVID19 Sinovac yang Didistribusikan Bio Farma ke 34 Provinsi

Rincian Jumlah Vaksin COVID19 Sinovac yang Didistribusikan Bio Farma ke 34 Provinsi

 

PT Bio Farma jadi menyalurkan vaksin COVID-19 Sinovac yang diimpor dari China ke 32 provinsi di Indonesia. Pelaksanaan distribusinya ditunaikan secara bertahap yakni terhadap tanggal 3 – 4 Januari 2021. Senjaqq Domino99

Menurut Head Of Corporate Communications Bio Farma Iwan Setiawan, terhadap tanggal 3 Januari 2021 distribusi vaksin COVID-19 Sinovac meliputi 14 provinsi terhadap 3 Januari 2021. Diantaranya adalah:

Provinsi Jawa Tengah 62.560 vial
Jawa Timur 77.760 vial
Bali 31.000 vial
Banten 14.560 vial
Bengkulu 20.280 vial
Sumatera Barat 36.920 vial
Lampung 40.520 vial
Riau 20.000 vial
Sumatera Selatan 30.000 vial
Jambi 20.000 vial
Kaltara 10.680 vial
Papua 14.680 vial
Maluku Utara 7.160 vial
Maluku 15.120 vial.
“Pengiriman terhadap Minggu, 3 Januari 2021 sudah sampai seutuhnya ke dinas kebugaran di masing-masing provinsi,” ujar Iwan didalam info resminya ditulis Senin, 4 Januari 2021.

Sedangkan pengiriman vaksin COVID-19 Sinovac terhadap Senin, 4 Januari 2021 lanjut Iwan, bertujuan ke 18 provinsi. Antara lain yaitu

DKI Jakarta 39.200 vial
Yogyakarta 26.800 vial
NTB 28.760 vial
Gorontalo 4.800 vial
NTT 13.200 vial
Kalimantan Selatan 25.000 vial
Sultra 20.400 vial
Kalimantan Timur 25.520 vial
Kalimantan Barat 10.000 vial
Kalimantan Tengah 14.460 vial
Sumatera Utara 10.000 vial
Sulawesi Selatan 30.000 vial
Sulawesi Tengah 11.000 vial
Bangka Belitung 6.280 vial
Aceh 14.000 vial
Kepri 13.00 vial
Papua Barat 7.160 vial
Sulawesi Utara 13.200 vial.
Iwan menjelaskan untuk ke 18 provinsi terakhir, pengiriman vaksin COVID-19 Sinovac masih didalam sistem ke tiap dinas kebugaran provinsi.

Vaksinasi Menunggu Izin BPOM
Iwan juga mengemukakan bahwa meski sudah terdistribusi, vaksin barus sanggup digunakan sesudah tersedia izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Mohon untuk dimengerti bahwa walaupun vaksin sudah didistribusikan, bakal tapi pemanfaatan vaksin atau vaksinasi tunggu Izin Penggunaan Darurat (EUA) dari BPOM,” kata Iwan.

Iwan mengatakan untuk pengiriman dan kuantitas vaksin untuk Provinsi Sulawesi Barat dan Jawa Barat, bakal ditunaikan terhadap Selasa-Rabu tanggal 5-6 Januari 2021. Sehingga kuantitas sudah pasti ungkap Iwan, belum sanggup disebutkan.

Vaksin COVID-19 Sinovac didalam wujud product jadi, yang tiba di Indonesia terhadap 7 Desember 2020 sudah jadi didistribusikan dari Bio Farma ke semua provinsi di Indonesia.