Reptil Terbang Bersayap 4 Meter Ditemukan di Pedalaman Australia

Reptil Terbang Bersayap 4 Meter Ditemukan di Pedalaman Australia

Reptil Terbang Bersayap 4 Meter Ditemukan di Pedalaman Australia

Reptil Terbang Bersayap 4 Meter Ditemukan di Pedalaman Australia

Cerdaspoker Domino99 – Reptil terbang yang hidup 96 juta tahun kemudian ditemukan oleh seorang petani di Winton, Queensland, terpencil Australia. Pterosaurus ini diperkirakan hidup di hutan konifer dengan dataran banjir dan drainase sungai.

Reptil terbang itu mempunyai nama Ferrodraco lentoni, yang dalam bahasa Latin berarti naga besi, ditemukan dalam suasana diawetkan di dalam batu besi.

“Pterosaurus baru ini, Ferrodraco, mempunyai kepala dilengkapi dengan jengger, rahang sepanjang 60 sentimeter, dan lebar sayap selama 4 meter,” ungkap Paleontolog Adele Pentland, dari Universitas Teknologi Swinburne, Victoria, sebagaimana dilansir Daily Mail baru-baru ini.

Binatang prasejarah tersebut mempunyai rahang memanjang yang paling besar dan diisi dengan gigi tajam guna membunuh mangsanya. Mangsanya diduga ialah ikan dan fauna laut lainnya.

Penemuan kepala dan tulang tungkai makhluk tersebut juga mengindikasikan bahwa makhluk tersebut hidup 10 juta tahun lebih lama daripada makhluk sejenis yang dipercayai telah punah.

Pterosaurus ialah hewan bertulang belakang kesatu yang berevolusi guna dapat terbang. Mereka hadir sekitar 228 juta tahun yang kemudian dan mendominasi langit sekitar sekitar 160 juta tahun.

Selama masa-masa itu, mereka berevolusi menjadi sebanyak besar spesies, contohnya menjadi makhluk kecil laksana burung pipit hingga hewan raksasa laksana Hatzegopteryx dan Quetzalcoatlus yang mempunyai lebar sayap sampai 30 kaki.

Fosil ini, yang diterangkan dalam Laporan Ilmiah, merangkum delapan tulang anggota badan dan mayoritas rahang dan tengkorak, termasuk pun 40 gigi dan lima tulang belakang. Peristiwa ini menjadikannya temuan Pterosaurus terlengkap yang pernah ditemukan di Australia.

Catatan fosil guna Pterosaurus di Australia paling jarang – dengan melulu 15 pribadi yang diketahui. Spesimen ini ditemukan di website Queensland barat, suatu kuburan dinosaurus yang terkenal, oleh petani kambing Bob Elliott pada mula 2017. Jaraknya lima mil dari lokasi kerangka Savannasaurus elliottorum, spesies menarik sauropoda, ditemukan pada 2005.

Elliott memberi tahu Museum Zaman Dinosaurus Australia setempat tentang website tersebut. Staf laboratorium dan sukarelawan mengerjakan penggalian lengkap atas lokasi tersebut, yang terletak di ambang sungai kecil.

Fosil-fosil tersebut rapuh dan tersebar luas. Tim mesti memakai kombinasi kiat pengayakan kering dan basah guna mengeluarkannya dari tanah. Ms Pentland, seorang mahasiswa PhD, menuliskan kerangka tersebut sangat terawat.

“Dengan total 30 tulang yang diawetkan atau 10 persen dari kerangka Ferrodraco, jumlah tulang Pterosaurus yang diadukan dari Australia sekarang telah berlipat ganda,” imbuhnya.

Pterosaurus dan dinosaurus dipercayai sebagai sepupu dekat sebab mereka sama-sama memakai jengger di kepala untuk menciptakan seruan yang menakutkan, rendah, dan menyeruak untuk unik pasangan, mengingatkan orang beda pada pemangsa atau mangsa.