Renang Indonesia masih harus siapkan protokol “New Normal”

Renang Indonesia masih harus siapkan protokol “New Normal”

Renang Indonesia masih harus siapkan protokol “New Normal”

Renang Indonesia masih harus siapkan protokol “New Normal”

Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) tetap perlu menyiapkan protokol kesegaran untuk dapat mengawali Pelatnas dan beradaptasi pada masaNew Normal atau normal baru. download poker galaxy apk

Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin Rahardjo mengaku tidak senang gegabah menyita ketentuan sehingga Pelatnas segera dimulai, tetapi protokol dan teknis persiapan belum disiapkan masak sebab kecuali dipaksakan tambah mengancam keselamatan atlet.

“Kita perlu hiraukan bagaimana mereka dapat latihan dengan new normal layaknya itu. Saya takutnya nanti dipaksakan jalur dengan protokol yang enggak bagus, malahan tersedia yang terkena virus,”

Protokol kesegaran yang dia maksudkan adalah juga pembatasan kuantitas atlet yang berada dalam satu kolam dan pemakaian fasilitas dengan di Stadion Akuatik GBK yang dianggap keliru satu fator penting sehingga Pelatnas dapat menyiasati pandemi, sembari menunggu ketentuan lanjut dari pemerintah pusat terkait status darurat COVID-19 di Indonesia.

Pelatih renang Indonesia David Armandoni di awalnya sempat meminta kejelasan kepada Kemenpora tentang kapan Pelatnas dapat lagi mulai. Menpora Zainudin Amali sesudah itu meminta PRSI mengirimkan surat sehingga pihaknya dapat beri tambahan dispensansi dan terhubung lagi kolam renang di GBK untuk kesibukan Pelatnas.

Namun rencana itu harus urung ditunaikan sebab PRSI, menurut Harlin, terlampau mengayalkan risiko yang dapat timbul akibat jika bersikukuh menggelar latihan tanpa protokol yang tepat.

“Kita enggak senang menyita risiko terlampau tinggi. Kita mengayalkan risiko dengan baik sehingga ketentuan kami untuk new normal itu terlampau aman,” kata dia. “Kita fokus pernah ke persiapan untuk new normal itu sampai safe baru kami melanjutkan latihan kembali ke kolam.”

Saat ini atlet Pelatnas sedang menjalani latihan mandiri di tempat tinggal dengan tetap dibekali program dan dipantau oleh pelatih.

PRSI akan segera merancang protokol kesegaran untuk disampaikan dan didiskusikan dengan pemerintah jika para atlet Pelatnas diharuskan beradaptasi dengan new normal.