PSBB Jakarta, Ini 5 Aturan Wajib Diketahui Penumpang Bandara Soetta dan Halim

PSBB Jakarta, Ini 5 Aturan Wajib Diketahui Penumpang Bandara Soetta dan Halim

PSBB Jakarta, Ini 5 Aturan Wajib Diketahui Penumpang Bandara Soetta dan Halim

PSBB Jakarta, Ini 5 Aturan Wajib Diketahui Penumpang Bandara Soetta dan Halim

 

Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali merealisasikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mulai Senin, 14 September 2020. Sebelumnya, urusan itu telah diberitahukan secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. pesiarqq pokercc

Meski menerapakan PSBB dengan lebih ketat dikomparasikan skema PSBB transisi yang berlaku sekitar ini, masih terdapat 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi dengan paling tidak saat PSBB Jakarta. Salah satunya usaha di bidang kuliner.

Usaha santap rumah makan diizinkan tetap beroperasi, namun pengunjung tidak boleh santap di lokasi. Biasanya sekitar masa PSBB, tantangan mencari santap menjadi di antara hal yang sangat sering ditemui. Kalau Anda darurat harus mencari santap di luar rumah, maka ada sejumlah hal yang mesti Anda perhatikan.

Dilansir dari laman sah Pemprov DKI Jakarta, berikut sebanyak tips dan aturan yang mesti kita ketahui kalau hendak mencari makanan di luar atau memesan makanan secara online sekitar masa PSBB.

Jika hendak makan di luar rumah:

1. Tidak diizinkan untuk santap di luar rumah/restoran.

2. Kalau mesti memesan makanan di luar rumah/restoran, gerai makanan dan minuman bakal tetap buka, tapi melulu melayani pesanan guna dibawa pulang.

3. Disarankan bertransaksi tidak memakai uang tunai (cashless) dan tetap mengawal jarak saat pemungutan makanan

Jika hendak memesan makanan secara online ke rumah:

1. Anda dapat memesan makanan secara online melalui software pengantaran makanan online atau telepon.

2. Gerai makanan dan minuman yang belum mempunyai layanan pesan-antar dianjurkan untuk meluangkan layanan pesan-antar berbasis online

3. Konsumen diinginkan aktif meminta nomor telepon saudagar untuk menemukan layanan jasa antar makanan ke rumah.

4. Disarankan bertransaksi tanpa memakai uang tunai (cashless) dan tetap mengawal jarak saat pemungutan makanan

5. Tetap mengawal jarak aman ketika pengambilan makanan.

Penyebab Penularan Corona

Kebijakan guna melarang dine-in resto, menurut keterangan dari Anies Baswedan, menurut kajian yang ditemukan bahwa santap di restoran dan kafe menjadi di antara penyebab penularan virus corona Covid-19.

“Kita mengejar di lokasi inilah terjadi interaksi yang mengirimkan pada penularan,” cerah Anies. Di samping itu, pasar dan pusat perbelanjaan bisa beroperasi dengan memutuskan batasan kapasitas 50 persen pengunjung,

Anies pun meminta baik saudagar di pasar ataupun pusat perbelanjaan guna tidak mendongkrak harga barang sekitar PSBB ketat dilakukan. Adapun barang yang dimaksud, yakni bahan pangan/makanan/minuman, barang sandang, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan dan sistem pembayaran, dan/atau logistik.

Di samping itu, pasar ataupun pusat perbelanjaan pun harus tetap mengemban protokol kesehatan berhubungan Covid-19, yaitu mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, jaga jarak, mengenakan masker, sampai cuci tangan memakai sabun.