Pratikno Dituding Ikut Campur Urusan Golkar, Begini Reaksinya!!

Pratikno Dituding Ikut Campur Urusan Golkar, Begini Reaksinya!!

Pratikno Dituding Ikut Campur Urusan Golkar, Begini Reaksinya!!

Pratikno Dituding Ikut Campur Urusan Golkar, Begini Reaksinya!!

Kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuding adanya campur tangan menteri dalam pertarungan calon ketua umum di Munas Golkar. Sejumlah menteri Jokowi bahkan disebut memprovokasi pemilik suara di Munas guna memilih Airlangga Hartarto.

Salah satu menteri yang dituding ialah Pratikno. Menteri Sekretaris Negara ini pun menyangkal tudingan tersebut   Ludoqq Domino99.

“Di Golkar? Apa urusanku sama mereka. Apa urusanku? Kacau kamu. Memang aku pernah orang partai?” kata Pratikno di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

“Yang milih siapa Golkar itu? Yang milih? DPD kan. Aku enggak tahu enggak tahu siapa DPD. Ini baru tahu yang milih DPD,” ungkap Pratikno.

Dia juga menegaskan, kehadirannya ke Kemenko Polhukam melulu berkoordinasi dengan Menko Mahfud Md untuk mengucapkan pesan Presiden, sebelum dia ke Papua.

“Aku telah kasih tahu. Ke sini tersebut urusan Pak Menko bakal ke Papua. Jadi Presiden titip supaya nanti mumpung ke Papua, tersebut elaborasi, pun solusi yang apa namanya lebih ke pendekatan ekonomi, kesejahteraan, kebiasaan dan seterusnya jadi penekanan yang utama,” ungkap Pratikno.

Saat ditanya apakah Airlangga yang didorong menjadi Ketua Umum Golkar? Dia mengatakan. “Apanya? (Airlangga itu) Menko Perekonomian,” pungkas Pratikno.

Loyalis akan calon Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet), Syamsul Rizal, menuliskan ada campur tangan menteri kabinet Jokowi dalam proses pemilihan Ketua Umum Golkar. Kata dia, terdapat menteri Jokowi yang sengaja mengurangi DPD Golkar guna memilih Airlangga Hartarto.

“Jadi ada penolong Presiden, saya enggak inginkan sebut nama, namun ada tiga penolong Presiden yang telepon DPD-DPD dan ketua-ketua DPD I dan kepala-kepala wilayah untuk pilih Airlangga,” kata Syamsul di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Dia mengatakan, tiga menteri ini berasal dari Partai Golkar, akademisi dan satu lagi berasal dari partai lain. Terkait menteri partai lain, Syamsul menyinggung nama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

“Yang hadir sangat santer itu ialah Pak Pratikno. Mensesneg,” ungkapnya.

Kendati demikian, Syamsul menegaskan Presiden Jokowi tidak memahami ada menterinya mengerjakan hal itu  Ludoqq Domino99.

“Tiga menteri ini enggak punya jabatan politik di parpol, melulu mau cari legitimasi politik ke presiden. Biar presiden tersebut percaya mereka punya kekuatan politik sebenarnya sebenarnya enggak,” ucapnya.