Pesan Edinson Cavani Memang Sangat Rawan Disalah Artikan

Pesan Edinson Cavani Memang Sangat Rawan Disalah Artikan

Pesan Edinson Cavani Memang Sangat Rawan Disalah Artikan

Pesan Edinson Cavani Memang Sangat Rawan Disalah Artikan

Gracias Negrito. Begitu yang dituliskan Edinson Cavani di Instastory ketika membalas ucapan selamat dari temannya setelah menciptakan dua gol ke gawang Southampton FC akhir pekan lalu (29/11).

Tulisan yang membuat Cavani menuai kritik dari publik Inggris. Daftar di sini

Sebab, negrito di Negeri Ratu Elizabeth dianggap seperti menghina orang berkulit hitam. Contoh paling nyata adalah ucapan negrito oleh rekan Cavani di timnas Uruguay, Luis Suarez, kala masih membela Liverpool pada 2011−2012.

Ucapan Suarez kepada bek kiri United Patrice Evra membuat striker yang kini membela Atletico Madrid itu disanksi larangan main dalam delapan pertandingan.

Meski, seperti pernah diungkapkan mantan pemain Chelsea dan Tottenham Hotspur asal Uruguay, Gustavo Poyet, negrito bukan istilah yang melecehkan di negara mereka. Artinya lebih kepada ”teman”. Terlebih, teman Cavani yang dimaksud memang asal Amerika Latin.

Masalahnya, kata itu bagi orang-orang Inggris lebih berkonotasi ujaran rasialis. Meski Cavani sudah menghapus Instastory itu setelah diberi tahu oleh United, FA tidak membiarkan begitu saja.

FA telah melakukam penyelidikan apakah Cavani melanggar aturan pasal E3 tentang ujaran rasis atau tidak sehingga bisa disanksi satu laga. ’’(Hanya) perbedaan kultur dan bahasa,’’ tulis The Independent.

Di laman resmi klub, Cavani telah memberikan penjelasan tentang unggahannya. ”Pesan yang saya unggah setelah pertandingan hari Minggu saya maksudkan sebagai salam kasih sayang kepada seorang teman. Saya berterima kasih atas ucapan selamatnya setelah laga. Saya tidak bermaksud menyinggung siapa pun,” beber striker berjuluk El Matador tersebut.

Dengan tegas, Cavani menyebut dirinya termasuk orang yang menentang rasisme. ’’Karena itu, saya menghapus pesan itu segera setelah saya tahu kalau tulisan tersebut dapat ditafsirkan berbeda. Saya ingin meminta maaf secara tulus soal ini,’’ imbuhnya.

Musim lalu gelandang Manchester City Bernardo Silva pernah disanksi skors satu pertandingan akibat kasus rasialis meski niat awalnya bercanda. Gara-garanya, Instastory Bernardo kepada rekan seklubnya, bek kiri Benjamin Mendy, menyertakan gambar cokelat batangan dari Spanyol.