Perusahaan Ini Ciptakan Produk Asuransi untuk Pecandu Medsos

Perusahaan Ini Ciptakan Produk Asuransi untuk Pecandu Medsos

Perusahaan Ini Ciptakan Produk Asuransi untuk Pecandu Medsos

Perusahaan Ini Ciptakan Produk Asuransi untuk Pecandu Medsos

PT Asuransi Jiwa SequisLife mencoba berinovasi bersama dengan produk-produknya untuk generasi milenial. Yang terbaru, perusahaan ini mengeluarkan produk asuransi yang dinamakan MiProtection.

Branding and Communication Stategist perusahaan Ivan Christian Winatha menyatakan tersedia alasan khusus bagi perusahaan mengeluarkan product ini. Kondisi anak muda di Indonesia yang kerap mengalami gangguan mental akibat kecanduan fasilitas sosial jadi keliru satu alasan utama.

Dia menjelaskan, MiProtection merupakan product asuransi kesehatan untuk milenial yang miliki fitur menarik yang belum dulu tersedia di pasaran, yakni pertolongan atas gangguan mental layaknya Obsessive Compulsive Disorder (OCD), Bipolar, dan Skizofrenia.

“Kami inginkan mengedukasi milenial untuk berasuransi melalui MiProtection sehubungan bersama dengan risiko gangguan mental yang mampu terjadi terhadap milenial di jaman fasilitas sosial. Tentu kami mesti menahan terjadinya gangguan mental supaya berkesempatan raih hari esok kami yang lebih baik,” ujar dia dalam keterangannya, Senin (3/2/2020).

Dengan produk asuransi MiPower by Sequis, milenial mampu meraih Perlindungan lengkap 6-in-1 yang termasuk pertolongan kesehatan (M! Physical Recharge), mental (M! Mental Recharge), kecelakaan (M! Sudden-Down Benefit), disabilitas (M! Critical-Down Benefit), penyakit parah (M! Lifestyle-Impact Benefit), dan jiwa (M! Departure). Proteksi komprehensif berikut mampu diperoleh para milenial bersama dengan premi yang memadai terjangkau    LudoQQ pokerace99.

Biaya Konsultasi Tinggi

Branding and Communication Stategist perusahaan Ivan Christian Winatha menyatakan tersedia alasan khusus bagi perusahaan mengeluarkan product ini. Kondisi anak muda di Indonesia yang kerap mengalami gangguan mental akibat kecanduan fasilitas sosial jadi keliru satu alasan utama.

Diakuinya, saat ini, kesadaran penduduk untuk membuat sembuh tanda-tanda gangguan mental tetap rendah. Ditambah lagi biaya konsultasi ke psikolog yang terbilang memadai mahal, menjadi dari Rp 250 – 750 ribu untuk durasi pertemuan satu jam. Tentu saja tingginya biaya konsultasi ini mampu sebabkan banyak anak muda enggan untuk langsung menangani gangguan mental segera.

“Tetapi mengingat pendapatan milenial belum pasti memadai untuk buat persiapan dana tambahan guna konsultasi ke psikolog maka bersama dengan miliki MiProtection dapat terlampau membantu proses penyembuhan sekaligus memelihara situasi keuangan milenial,” pungkas Ivan.