Penyintas Covid 19 Tetap Jaga Kesehatan Meski Sudah Sembuh

Penyintas Covid 19 Tetap Jaga Kesehatan Meski Sudah Sembuh

Penyintas Covid 19 Tetap Jaga Kesehatan Meski Sudah Sembuh

Penyintas Covid 19 Tetap Jaga Kesehatan Meski Sudah Sembuh

SenjaQQ – Sembuh dari infeksi virus corona bukan berarti Anda bebas berbuat sesukanya. Sebaliknya, Anda wajib lebih sadar kesehatan dan tertib melakukan protokol kesehatan. Pasalnya, banyak bukti menunjukkan kalau orang yang sudah pernah terserang Covid-19 bisa terinfeksi kembali.
Penyintas Covid-19 Budiman Ashar (66), Direktur Human Capital and Administration PT Media Telekomunikasi Mandiri mengatakan, setelah sembuh dari Covid-19 makin berupaya untuk menjalankan kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan.

“Kita tahu makanan yang dulunya menyebabkan penyakit bawaan tadi kolesterol, diabetes, jadi pelajaran saya, kita hentikan, kita gas pol kebiasaan sehat,” kata Budiman dalam seminar virtual Penyintas COVID-19 Bicara dikutip dari Antara.

Saat menderita Covid-19, Budiman juga memiliki penyakit penyerta yaitu hipertensi dan diabetes.

Oleh karenanya, dia pun mengubah pola makannya jadi lebih baik misalnya tak lagi mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi dan memilih makanan yang direbus. Selain itu dia juga rutin berolahraga dan banyak minum air putih.

Budiman menuturkan setelah kejadian terinfeksi Covid-19, dia menjadi selektif dan waspada dalam mempertimbangkan aktivitas, yakni mengutamakan untuk memilih aktivitas yang benar-benar perlu saja atau mendesak jika harus keluar rumah.

“Sampai sekarang pun kita masih ada trauma untuk bepergian, sekarang kita hanya bepergian yang benar-benar kita butuhkan saja,” ujarnya pula.

Awal mula kasus infeksinya diduga saat acaranya keluarga yang demam biasa dan yang pulang dari luar kota. Kemungkinan penularan juga dapat terjadi saat Shalat Jumat atau di kantor sendiri.

Ternyata di kemudian hari, anggota keluarga yang dikunjungi itu dirawat di rumah sakit dan terkonfirmasi positif. Pada 15 Juli 2020, Budiman merasakan demam, beberapa hari kemudian dia melakukan uji usap dan hasilnya menunjukkan dia positif Covid-19.

Budiman tinggal bersama istri. Namun setelah diperiksa, istrinya negatif Covid-19. Budiman ingin melindungi keluarganya, agar tidak terinfeksi juga. Akhirnya dia memutuskan untuk dirawat di rumah sakit.

“Bagaimana pada saat kita terkena Covid-19 itu bagaimana melindungi diri dan keluarga. Saya mengambil keputusan supaya tidak ada penularan ke keluarga dan tetangga, saya ambil keputusan masuk rumah sakit,” katanya lagi.

Saat pekan pertama dirawat di ruang isolasi di rumah sakit, Budiman merasakan diare, demam, tidak nafsu makan, dan batuk. Pada pekan kedua, demam berkurang dan hilang, tidak merasa kedinginan, batuk dan diare hilang tapi hasil uji usap masih positif Covid-19.

Pada 4 Agustus 2020 dilakukan uji usap dan hasilnya negatif. Pada uji usap berikutnya hasilnya juga negatif. Dengan hasil dua kali negatif berturut-turut, Budiman dinyatakan sembuh dari Covid-19.