Penyebab Down Syndrome Menurut Para Ahli dan Cara Mencegahnya

Penyebab Down Syndrome Menurut Para Ahli dan Cara Mencegahnya

Penyebab Down Syndrome Menurut Para Ahli dan Cara Mencegahnya

Penyebab Down Syndrome Menurut Para Ahli dan Cara Mencegahnya

Penyebab Down Syndrome menurut para pakar secara garis besar adalah terjadinya pembelahan sel abnormal terhadap awal pertumbuhan embrio dalam kandungan. Secara normal, sel anak mempunyai 46 kromosom, 23 kromosom dari ibu dan 23 kromosom dari ayah.

Namun, terhadap anak yang terkena Down Syndrome ini jumlah kromosom jadi 47. Selain penyebab Down Syndrome menurut para pakar tersebut, ada beberapa aspek risiko yang terbukti mampu menambah mungkin orang tua punya anak bersama dengan Down Syndrome tersebut

Karena keadaan tersebut tidak di idamkan bagi tiap-tiap orang tua, ada bentuk pencegahan yang mampu dilakukan. Setelah memahami penyebab Down Syndrome, kamu mampu jalankan beberapa bentuk pencegahan saat tengah memiliki rencana kehamilan atau lebih-lebih saat tengah hamil.

Jangan curiga untuk berkonsultasi bersama dengan dokter spesialis persentase kecuali kamu atau pasangan punya keadaan kesehatan tertentu yang berhunungan bersama dengan kehamilan. Berikut penyebab Down Syndrome menurut para pakar yang udah Liputan6.com rangkum dari bermacam sumber, Selasa (11/2/2020).

Mengenal mengenai Down Syndrom

Down Syndrome merupakan kelainan genetik yang membawa dampak penderitanya punya tingkat kecerdasan yang rendah dan kelainan fisik yang khas. Sebagian penderita mampu mengalami kelainan yang ringan, tetapi beberapa lainnya mampu mengelami gangguan yang berat sampai mengakibatkan penyakit jantung.

Penyebab Down Syndrome menurut para pakar menyebutkan bahwa pembelahan sel abnormal terhadap awal pertumbuhan embrio dalam kandungan. Secara normal, sel anak mempunyai 46 kromosom, 23 kromosom dari ibu dan 23 kromosom dari ayah. Namun, terhadap anak yang terkena Down Syndrome jumlah kromosomnya jadi 47.

Setiap kromosom mempunyai DNA yang menyesuaikan bagaimana otak dan tubuh berkembang nantinya. Akan tetapi, janin bersama dengan Down Syndrome punya kromosom ekstra atau kromosom abnormal.

Kelebihan kromosom tersebut tidak menjadikan seorang anak punya tumbuh kembang yang lebih baik. Justru yang berjalan adalah sebaliknya, anak yang punya kromosom berlebih dari jumlah normal (46) bakal mengalami gangguan pertumbuhan, baik dari aspek mental maupun fisik  Agodapoker Domino99.

Faktor Penyebab Down Syndrome

Ada beberapa aspek risiko yang terbukti mampu menambah mungkin orang tua punya anak bersama dengan Down Syndrome, seperti berikut:

Usia Tua saat Hamil

Faktor penyebab Down Syndrome menurut para pakar pertama adalah usia tua saat hamil. Risiko punya anak Down Syndrome meningkat terhadap wanita yang hamil usia 35 th. ke atas.

Makin tua usia ibu saat hamil, maka mungkin anaknya mengalami Down Syndrome jadi tinggi. Hal ini sebab oleh kualitas sel telur yang jadi rendah bersama dengan pertambahan usia wanita tersebut.

Bukan hanya Down Syndrome, risiko bayi mengalami kelainan genetik lainnya termasuk meningkat terhadap ibu yang hamil di atas usia 35 tahun.

Pernah Memiliki Anak bersama dengan Down Syndrome

Faktor penyebab Down Syndrome berikutnya adalah dulu punya anak bersama dengan keadaan tersebut. Pada umumnya, Down Syndrome berjalan terhadap 1 dari 800 kelahiran. Akan tetapi, terhadap ibu yang udah punya anak bersama dengan Down Syndrome mungkin punya anak bersama dengan Down Syndrome ulang meningkat jadi 1 dari 100 kelahiran.

Punya Riwayat Keluarga bersama dengan Down Syndrome

Penyebab Down Syndrome berikutnya adalah punya riwayat keluarga bersama dengan Down Syndrome, tidak benar satunya adalah translokasi. Tipe ini mampu diturunkan secara genetik. Karena itu, kecuali ada anggota keluarga kamu yang punya anak bersama dengan Down Syndrome model translokasi, risiko kamu punya anak bersama dengan Down Syndrome termasuk meningkat.

Jenis Down Syndrome Berdasarkan Kelainan Materi Genetik

Trisomi 21

Trisomi 21 merupakan kelainan kromosom yang dimiliki oleh sebagain besar anak Down Syndrome. Pada model Down Syndrome trisomi 21, tiap-tiap sel tubuh anak punya 47 kromosom.

Sedangkan secara normal, tiap-tiap kromosom punya pasangan tiap-tiap (23 pakai kromosom). Akan tetapi, terhadap keadaan trisomy berjalan kelebihan 1 kromosom sehingga sel punya 47 kromosom. Satu kromosom yang lebih tersebut bakal join bersama dengan pasangan kromosom lainnya.

Mosaicisme

Pada model Down Syndrome model mosaicisme, hanya beberapa sel yang punya 47 kromosom. Sementara beberapa sel lain punya 46 kromosom. Namun, Down Syndrome model ini jarang terjadi. Hanya 3 dari 100 penyandang Down Syndrome yang termasuk ke dalam model ini.

Translokasi

Selain dua model di atas, Down Syndrome termasuk mampu disebabkan oleh translokasi kromosom. Pada model ini, jumlah kromosom dalam sel senantiasa 46 kromosom, tetapi ada anggota dari satu kromosom yang terpisah dan kemudian menempel terhadap kromosom lain.

Tipe ini termasuk jarang terjadi. Hanya terkandung 5 dari 100 orang bersama dengan Down Syndrome yang mengalaminya.

Cara Mencegah Down Syndrome

Ada beberapa tindakan yang mampu dilakukan untuk memperkecil risiko melahirkan anak bersama dengan keadaan Down Syndrome, di antaranya:

Mencukupi Kebutuhan Asam Folat di Masa Kehamilan

Asam folat merupakan asupan yang mesti didapatkan oleh seorang wanita yang tengah memiliki rencana hamil atau tengah dalam fase kehamilan. Hal ini sebab asam folat terbukti efektif menghindar kelainan yang mungkin berjalan terhadap janin, termasuk Down Syndrome.

Asam folat yang diperlukan saat memiliki rencana kehamilan atau selama hamil adalah kurang lebih 400–800 mg per hari. Zat gizi ini mampu ditemukan terhadap sayuran hijau, buah, kacang-kacangan dan biji-bijian, dan juga susu hamil.

Melakukan Pemeriksaan Antenatal Secara Rutin dan Teratur

Pemeriksaan antenatal terlampau perlu untuk dilakukan di minggu-minggu pertama kehamilan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memahami pertumbuhan bakal janin, termasuk untuk mendeteksi dan menghindar segala kelainan yang mungkin terjadi.

Menghindari Terpapar Bahan-bahan Berbahaya

Apabila kamu tengah memiliki rencana kehamilan atau tengah hamil, pastikan kedua belah pihak (pria dan wanita) terhindar dari minuman beralkohol maupun rokok dan paparan asapnya.

Kedua komponen beresiko tersebut mampu merubah kualitas sperma pria dan sel telur terhadap wanita. Sedangkan, paparan alkohol atau rokok selama kehamilan mampu memberikan pengaruh jelek secara segera terhadap janin dalam kandungan.

Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Memenuhi keperluan gizi selama kehamilan terlampau penting. Pastikan asupan yang dikonsumsi oleh wanita hamil senantiasa berasal dari sumber yang bersih dan sehat. Hindari makanan cepat saji atau makanan yang punya kandungan bahan pengawet berbahaya.

Selain itu, jalankan olahraga gampang sebanyak 3 kali seminggu. Pastikan termasuk istirahat cukup, dan terhindar dari stres maupun depresi.