Penuh Perjuangan Cerita Pria Jambi ke Turki Lamar Kekasih

Penuh Perjuangan Cerita Pria Jambi ke Turki Lamar Kekasih

Penuh Perjuangan Cerita Pria Jambi ke Turki Lamar Kekasih

Penuh Perjuangan Cerita Pria Jambi ke Turki Lamar Kekasih

Senjaqq Domino99 -Kisah lelaki Jambi mempunyai nama Muhammad Mutawally Assidiqi yang terbang ke Turki melamar gadis pujaan mempunyai nama Edanur Yildis viral di media sosial.

Kisah ini tadinya diangkat oleh adik dari Wally, yaitu Ikrom Mulhadi Assidiqi (Ikrom).

Ikrom menceritakan, kakaknya itu melulu membawa duit Rp 200 ribu ketika akan berangkat ke Turki dari Jakarta.

“Dia hanya bawa duit Rp 200 ribu,” kata Ikrom untuk Tribunnews, Selasa (10/2/2021).

Awalnya, Wally membawa uang selama Rp 2 Juta-an.

Uang ini terpakai sekian banyak hal ketika Wally sedang di Jakarta, salah satunya untuk ongkos Tes PCR.

Saat sesampai di Jakarta, ia menjalani tes PCR di bandara.

Hasilnya, Wally terdeteksi positif covid-19.

Pria asal Jambi tersebut pun mesti menjalani karantina terlebih dahulu di Wisma Atlet, Jakarta.

“Ada halangan, ketunda, di karantina tidak cukup lebih sekitar 10 hari,” ucap Ikrom.

Tiket jadwal embarkasi Wally pun ditata ulang.

Setelah terbit dari Wisma Atlet, Wally menggunakan uang tersebut kembali untuk ongkos sewa kos sampai beli buah tangan.

“Rp 800 ribu guna PCR keberangkatan, bayar sewa kos seminggu Rp 600 ribu.”

“Sisa duit ada bikin beli buah-buahan guna dibawa ke Turki,” kata Ikrom.

Hingga akhirnya, dana yang tersisa dipegang Wally melulu sekitar Rp 200 Ribu.

Sesaat bakal melakukan embarkasi lagi, ia juga kembali mengulang tes PCR lagi.

Wally mendapati hasilnya positif lagi tetapi sesudah ditelusuri, pihak Bandara salah menyerahkan hasil PCR Wally yang kesatu.

“Abang Wally komplain hasil PCR-nya itu, akhirnya dirindukan setengah jam.”

“Alhamdulillah negatif, langsung nangis di Bandara. Dia sujud syukur,” kisah Ikrom.

Wally juga berangkat hari Senin (1/2) lalu.

Ikrom menuturkan, bahkan kakaknya tersebut mendapatkan pertolongan dari orang Turki ketika di pesawat.

“Ada ngobrol sama orang Turki, dikasih 100 duit Turki sebab kasihan enggak megang duit asli sana,” tutur Ikrom.

Keesokan harinya Selasa (2/2), kedatangan Wally di Turki langsung disambut oleh Edanur dan ibunya.

Sempat Gagal Dua Kali Berangkat

Wally sempat dua kali tidak berhasil berangkat ke Turki.

Awal 2020, Wally berencana guna berangkat ke Turki, namun tertunda karena hal ekonomi dan musim salju di Turki.

Diketahui, Wally mempunyai penyakit bawaan asma, sampai-sampai ia tak sesuai dengan musim dingin.