Penerbangan Kembali Dibuka, Dokumen Ketentuan Perlu Diperhatikan

Penerbangan Kembali Dibuka, Dokumen Ketentuan Perlu Diperhatikan

Penerbangan Kembali Dibuka, Dokumen Ketentuan Perlu Diperhatikan

Penerbangan Kembali Dibuka, Dokumen Ketentuan Perlu Diperhatikan

Kementerian Perhubungan sudah mengizinkan seluruh moda transportasi lagi beroperasi terhadap 7 Mei 2020. Termasuk transportasi pesawat. Dalam surat edaran berikut disebutkan sejumlah dokumen dan peraturan yang perlu dipenuhi kalau anda hendak lakukan perjalanan gunakan jalur penerbangan. Apa saja?http://68.183.234.248/pesiarqq/

Menunjukkan surat tugas bagi Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia yang ditandatangani oleh minimal Pejabat setingkat Eselon 2.
Menunjukkan surat tugas bagi pegawai Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah/Unit Pelaksana Teknis/ Satuan Kerja/Organisas non pemerintah/ Lembaga Usaha yang ditandatangani oleh Direksi/Kepala Kantor.
Menunjukkan hasil negatif COVID-19 berdasarkan Polymerase Chain Reation (PCR) Test/ Rapid Test atau surat info sehat berasal dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan.
Bagi yang tidak mewakili instansi pemerintah atau swasta perlu menyebabkan surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai dan diketahui oleh Lurah/Kepala Desa setempat.
Menujukkan identitas diri (KTP atau sinyal pengenal lainnya yang sah)
Melaporkan rencana perjalanan (Jadwal keberangkatan, jadwal terhadap selagi berada di daerah penugasan, serta selagi kepulangan)

Keperluan mendesak

PT. Angkasa Pura II pun mengaktikan lagi posko pantau dan pemeriksaan yang dilengkapi oleh sarana kebugaran sejalan bersama dengan diaktfikannya lagi penerbangan penumpang.

Orang melakukan perjalanan dinas bagi sejumlah pelayanan
Pasien yang membutuhkan pelayanan kebugaran darurat
Perjalanan bagi orang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal dunia
Pemulangan Pekerja Migran Indonesia, WNI, dan pelajar yang berada di luar negeri, hingga
Pemulangan orang bersama dengan alasan khusus oleh pemerintah ke daerah asal.

Jalur penerbangan yang dibuka berlaku dibeberapa bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II. Seperti Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Kualanamu (Deli Serdang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Silangit (Tapanuli Utara).Kemudian Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Supadio (Pontianak), Banyuwangi, Radin Inten II (Lampung), Husein Sastranegara (Bandung), Depati Amir (Pangkalpinang),Sultan Thaha (Jambi), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Fatmawati Soekarno (Bengkulu).