Paul Scholes 19 Tahun Bela Man United

Paul Scholes 19 Tahun Bela Man United

Paul Scholes 19 Tahun Bela Man United

 

Paul Scholes 19 Tahun Bela Man United

 

Legenda Manchester United, Paul Scholes, mengungkapkan bahwa hanya Inter Milan yang tertarik kepadanya selama dia aktif sebagai pesepak bola.Cerdaspoker Dominobet

Paul Scholes menghabiskan 19 tahun kariernya bersama Manchester United sejak 1994 hingga 2013.

Paul Scholes membukukan 152 gol dalam 709 pertandingannya di semua kompetisi bersama klub yang dijuluki Setan Merah itu.

Bersama Manchester United, Paul Scholes meraih sejumlah prestasi, termasuk 11 trofi Liga Inggris dan 2 gelar Liga Champions.

Meskipun didaulat sebagai salah satu gelandang terbaik dunia, Paul Scholes mengungkapkan hanya Inter Milan yang tertarik kepadanya selama dia aktif bermain sepak bola.

Diungkapkan Scholes, pada 2000, seorang agen pernah menghubunginya dan bertanya apakah dia tertarik pindah ke Inter Milan.

“Saya tidak pernah tahu ada tim yang tertarik kepada saya,” kata Paul Scholes.

“Ada satu panggilan telepon dari agen lamanya Bryan Robson ketika kami bertanding di Euro 2000. Dia bertanya apakah saya tertarik pergi ke Inter Milan, tapi itu satu-satunya penawaran yang pernah saya dengar.”

“Setelah itu, saya tidak pernah mendengar apa pun lagi dan manajer juga tidak mengatakan sesuatu kepada saya,” kata Scholes melanjutkan.

Paul Scholes menambahkan jika manajer Man United saat itu tidak menginginkannya berada di klub, dia tentu akan pergi saat ada tim besar yang tertarik padanya.

Namun, selama masa baktinya pada Manchester United, Scholes mengungkapkan dirinya tidak pernah terpikirkan untuk pergi ke klub-klub besar lainnya.

Hal itu dikarenakan Paul Scholes menganggap dirinya sudah ada di klub yang tepat, tim terbesar di dunia.

“Saya bermain di klub masa kecilku dan memenangi banyak trofi,” kata Paul Scholes.

“Jika manajer mengatakan kepada saya bahwa dia tidak menginginkanku, saya pasti akan pergi saat ada klub besar yang tertarik,” tutur Scholes.

“Akan tetapi, saya tidak perlu memikirkan Barcelona, Real Madrid, atau AC Milan, karena saat itu saya berada di klub terbesar dunia.”

“Kami tidak memenangi Liga Champions sebanyak yang seharusnya bisa tim lakukan, tapi Man United sama bagusnya seperti klub-klub lainnya,” ujar Paul Scholes mengakhiri.