Pasang Pelat Nomor Dinas Polisi Palsu, Apakah Sanksinya?

Pasang Pelat Nomor Dinas Polisi Palsu, Apakah Sanksinya?

Pasang Pelat Nomor Dinas Polisi Palsu, Apakah Sanksinya?

POKER ONLINE Baru-baru ini, aksi seorang pemuda yang mengemudikan suatu Toyota Fortuner berwarna hitam secara ugal-ugalan sempat viral di sosial media. Selain teknik berkendaranya yang salah, pengemudi ini ternyata memakai pelat nomor dinas polisi palsu sebagai upaya supaya bebas tilang dan razia dari pihak Kepolisian.

Agodapoker Sejatinya, apakah sanksi yang bakal didapat masyarakat saat melakukan pemalsuan pelat nomor kendaraan?

PREDIKSI TOGEL PALING JITU Sebelum merujuk pada sanksi, penataan perihal tanda nomor kendaraan bermotor atau TNKB ditata dalam Pasal 1 Peraturan Kapolri pada Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 mengenai Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Pasal tersebut berbunyi, tanda nomor kendaraan bermotor ialah tanda registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang bermanfaat sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor berupa pelat atau berbahan beda dengan spesifikasi tertentu.

Masih di pasal yang sama, TNKB diterbitkan Polri dan berisikan kode wilayah, nomor registrasi, serta masa berlaku dan dipasang pada kendaraan bermotor. Artinya pelat nomor yang tidak diterbitkan oleh Polri ialah tidak sah.

Bahkan Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 mengenai Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pun sudah menata perihal TNKB.

Dalam Pasal 4 PP Nomor 8/2012 itu dilafalkan pemeriksaan TNKB terdiri atas spesifikasi teknis tanda nomor kendaraan, masa berlaku dan keaslian. Mengenai sanksinya, telah ditata dalam pasal 280 Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam pasal itu dilafalkan setiap orang yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan yang tidak dipasangi tanda nomor kendaraan bermotor yang diputuskan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia bisa dipidana dengan pidana kurungan sangat lama dua bulan atau denda paling tidak sedikit Rp 500 ribu.

BACA JUGA :

Naik Bus Jakarta-Malang Rp 600 Ribu, Pria Ini Malah Diturunkan di Solo

Jose Antonio Reyes Tiada, Intip Tenaga Brabus S550