Orang Sering Salah Paham Soal Orang Kaya, Miliarder Ini Curhat Pengalamannya

Orang Sering Salah Paham Soal Orang Kaya, Miliarder Ini Curhat Pengalamannya

Orang Sering Salah Paham Soal Orang Kaya, Miliarder Ini Curhat Pengalamannya

Orang Sering Salah Paham Soal Orang Kaya, Miliarder Ini Curhat Pengalamannya

 

Pengusaha miliarder sekaligus empunya Dallas Mavericks Mark cuban menjadi miliarder ketika dia dan semua rekannya memasarkan Broadcast.com pada Yahoo senilai USD 5,7 miliar dalam format saham pada 1999. Kala tersebut usianya berusia 40 tahun. Cerdaspoker DominoQQ

Kini di usianya yang ke-61, total kekayannya menjangkau sekitar USD 4,3 miliar. Namun menurutnya, tidak sedikit orang yang salah paham memandang orang kaya laksana dirinya yang kala tersebut baru menjadi miliarder.

Berdasarkan keterangan dari pengalaman pribadinya, kesalahpahaman terbesar mengenai menjadi dan bertahan sebagai orang super kaya adalah duit secara otomatis mengolah Anda secara drastis.

Mark menegaskan, bukan tersebut yang sebetulnya terjadi. “Semua orang berpikir, uang mengolah Anda. Dan memang itu dapat saja, tapi tersebut tidak butuh terjadi,” tutur Cuban seperti dikutip dari CNBC, Minggu (26/7/2020).

Sebelum Cuban mempunyai kekayaan laksana sekarang, dia merasakan kebangkrutan total ketika baru berusia 20-an tahun.

Dia bahkan tidak memiliki lumayan uang guna membuka tabungan bank dan berbagi kamar dengan lima lelaki lainnya lantaran tidak dapat membayar duit sewa kamar sendiri. Tapi dia masih merasa bahagia.

“Bahkan andai saat tersebut saya meninggal, tertidur selamanya di lantai, saya masih merasa bahagia, bermain dengan teman-teman saya. Dan mereka tetap sosok rekan yang sama hingga sekarang,” kisahnya.

Menemukan teknik berteman dan bersangkutan baik sesudah kaya memang ternyata memerlukan waktu. Bagian tersulit ialah membangun hubungan dengan teman-teman lama ketika dirinya baru menjadi miliarder.

“Itu sebab mereka tidak yakin, apakah saya masih menjadi orang yang sama, dan bingung bagaimana menghadapi seorang miliarder. Apakah mereka yang mesti menghubungi saya duluan atau sebaliknya. Itu memerlukan waktu, tapi rekan sejati bakal tetap jadi rekan sejati,” jelasnya.

Cuban mengakui, memiliki tidak sedikit uang pasti saja menciptakan Anda sedikit hendak mempunyai perubahan. Uang memberinya kedamaian benak dan fleksibilitas.

“Jelas saja saya beruntung tak perlu cemas dengan sekian banyak tagihan, tak perlu cemas listrik mati sebab tak dapat membayar, dan sekian banyak hal lainnya. Saya tak perlu khawatir soal duit dan dapat mengatur jadwal sendiri,” terangnya.

Lebih dari itu, ia mengaku dapat meningkatkan gaya hidupnya. Tak butuh seberapa besar, memiliki tidak sedikit uang dikomparasikan saat bangkrut menyerahkan keleluasaan untuk melakukan pembelian apapun.

“Tapi menjadi kaya tak perlu mengolah Anda secara drastis, itulah yang biasanya menjadi salah paham,” tandasnya.