Olivia Burton Bawa Keindahan Bawah Laut ke Tangan Kamu

Olivia Burton Bawa Keindahan Bawah Laut ke Tangan Kamu

Olivia Burton Bawa Keindahan Bawah Laut ke Tangan Kamu

 

Olivia Burton Bawa Keindahan Bawah Laut ke Tangan Kamu

AGODAPOKER BRAND jam tangan fashion yang didirikan oleh Lesa Bennett dan Jemma Fennings, Olivia Burton, kembali mengenalkan koleksi jam tangan dan perhiasan. Kali ini, tema yang diusung ialah Under the Sea.

Ini adalahkesatu kalinya Olivia Burton memperlihatkan koleksi bawah laut. Mereka membawa potongan-potongan dasar laut, yang lantas diaplikasikan lewat karyanya yang indah.

Koleksi perhiasan 12-piece tersebut, dibungkus dengan kristal pastel Swarovski dan mutiara imitasi. Sangat ideal untuk ditaruh di samping jam tangan guna sentuhan akhir yang sempurna.

Olivia Burton mengambil ilham dari dunia misterius Under the Sea dan telah menyaksikan keindahan lautan guna menginspirasi koleksi ini.

Desain-desain ini tergolong cetakan baru yang estetis yang meniru gelombang laut, berlapiskan ibu-mutiara dan rinci cangkang yang mungil.

Di samping itu, Olivia Burton pun memperkenalkan duo The Wishing Wave, yang memperlihatkan Glitter Dial baru ombré, dial berlapis glitter yang memperlihatkan kristal Swarovski Aurora Borealis, menari-nari di sekeliling dial. Koleksi ini pun mencakup desain ramah-vegan, di tali Biru Vegan Kapur.

Olivia Burton Under the Sea dan koleksi AW19 terdapat di: Olivia Burton Plaza Indonesia, Olivia Burton Pakuwon Surabaya, Toko Pusat di Grand Indonesia, The Watch Co. Grand Indonesia, The Watch Co. Pondok Indah Mall, The Watch Co. Senayan City, The Watch Co. Lippo Mall Puri, dan www.thewatch.co

Sekadar informasi, brand aksesoris Inggris ini didirikan oleh Jemma dan Lesa, yang bertemu pada hari kesatu mereka di London College of Fashion. Mereka terbelenggu pada kerinduan akan desain, hasrat untuk mengawali bisnis mereka sendiri dan perjuangan bareng untuk mengejar jam tangan yang hendak mereka kenakan

Sebagai penyuka vintage, pasangan ini telah mengembara pasar antik untuk mengejar arloji. Sayangnya, meskipun cantik roda gigi jam tangan tersebut sering telah dalam situasi yang tidak baik.

Setelah lulus, semua gadis ini juga melanjutkan melakukan pembelian pakaian, menguras waktu di sekian banyak merek pakaian laksana Topshop. ASOS dan Selfridges.

Sampai sebuah hari di tahun 2011, saat Jemma dan Lesa menciptakan sebuah keputusan penting, mereka berhenti dari kegiatan mereka dan mulai menciptakan jam tangan mereka yang unik.

Olivia Burton pun mengawali debut koleksi kesatunya pada September 2012. Gayanya yang mengilhami, gaya yang bisa dikoleksi, yang kini termasuk jajaran perhiasan mencolok, terinspirasi oleh penemuan-penemuan vintage dan tren catwalk terbaru.

BACA JUGA :

Jadi Primadona di Polandia Kopi Indonesia Dijuluki ‘Emas Hitam’