Oliguria adalah Gangguan Sulit Buang Air Kecil yang Bisa Melanda Anda

Oliguria adalah Gangguan Sulit Buang Air Kecil yang Bisa Melanda Anda

Oliguria adalah Gangguan Sulit Buang Air Kecil yang Bisa Melanda Anda

Oliguria adalah Gangguan Sulit Buang Air Kecil yang Bisa Melanda Anda

Apa kita pernah merasakan buang air kecil dengan air seni yang sedikit? Atau frekuensi pipis yang tidak sejumlah biasanya, padahal situasi Anda normal? Dalam dunia medis, jumlah urine yang terlalu tidak banyak ini dikenal dengan oliguria.

Oliguria ialah gangguan buang air kecil yang usahakan tidak diabaikan. Pasalnya, penyebabnya dapat saja situasi medis tertentu.

Oliguria ialah buang air kecil yang tak lancar

Mungkin kita belum tak asing dengan istilah oliguria. Oliguria ialah kondisi saat jumlah urine yang terbit sedikit, atau kita jarang buang air kecil.Jumlah urine disebutkan sedikit bila tidak cukup dari:
1 mililiter per kilogram berat badan per jam guna bayi
0,5 mililiter per kilogram berat badan per jam guna anak-anak
400 mililiter masing-masing hari untuk orang dewasa

Apa penyebab oliguria?

Oliguria dapat diakibatkan oleh tidak sedikit hal. Pemicunya bervariasi dari enteng dan dapat hilang dengan sendirinya, sampai serius serta membutuhkan penanganan medis.Beberapa urusan yang dapat menyebabkan terjadinya oliguria ialah sebagai berikut :

1. Dehidrasi

Dehidrasi atau kelemahan cairan dalam tubuh adalahpenyebab oliguria yang sangat umum. Kondisi ini seringkali terjadi andai seseorang sedang sakit, laksana demam, diare, atau muntah-muntah.

2. Cedera serius

Cedera serius bisa memengaruhi jumlah urine yang terbit dari tubuh. Contohnya, luka bakar, hemoragik atau perdarahan, syok sepsis yang terjadi sesudah infeksi atau operasi, serta syok anafilaksis. Selain tersebut cedera pada perut pun dapat mengakibatkan sulitnya buang air kecil.

3. Penyumbatan drainase kemih

Salah satu penyebab oliguria ialah penyumbatan yang terjadi di drainase kemih. Penyebabnya beragam, seperti batu ginjal, pembesaran prostat jinak, anatomi drainase kemih yang abnormal, kanker serviks, dan kanker prostat.

4. Obat-obatan

Beberapa obat dapat menciptakan jumlah urine kita menurun. Berikut contohnya:
Obat-obatan antiinflamasi nonsteroid (OAINS), laksana aspirin dan ibuprofen
Beberapa jenis antibiotik
Beberapa obat-obatan untuk menanggulangi kanker
Obat-obatan pengendali desakan darah, seperti ACE inhibitor
Obat-obatan untuk menanggulangi kandung kemih yang terlampau aktif

5. Gagal ginjal

Ini ialah penyebab yang tidak umum dari oliguria, tetapi tetap barangkali terjadi. Ketika seseorang mengalami gagal ginjal, ginjal bakal kehilangan kemampuannya untuk menata kadar cairan dan elektrolit. SebagaiAkibatnya, ginjal tidak dapat mengeluarkan produk-produk limbah dari dalam tubuh.

Kapan mesti ke dokter?

Segeralah cek ke dokter andai Anda merasa merasakan penurunan jumlah urine, khususnya bila disertai fenomena pusing, denyut nadi cepat, atau perasaan melayang seperti akan pingsan. Meski sekilas terlihat tak berbahaya, oliguria ialah kondisi yang bisa berdampak fatal bilamana tidak ditangani dengan serius. Penyebab oliguria kadang telah jelas, misalnya sebab sakit demam atau diare. Dalam permasalahan ini, Anda dapat meningkatkan jumlah urine dengan minum lebih banyak.