Mobil Masa Depan Audi Bakal Gunakan Teknologi OLED, Apa Itu?

Mobil Masa Depan Audi Bakal Gunakan Teknologi OLED, Apa Itu?

Mobil Masa Depan Audi Bakal Gunakan Teknologi OLED, Apa Itu?

 

Mobil Masa Depan Audi Bakal Gunakan Teknologi OLED, Apa Itu?

 

Audi akan memanfaatkan event International Symposium on Automotive Lightning (ISAL) yang diberlangsung bulan depan untuk mengenalkan temuan inovatif terbarunya berupa teknologi Organic Light Emitting Diode (OLED) digital. LUDOQQ

OLED sendiri adalahgawai, yang dapat menghasilkan penyinaran dengan warna lebih jelas melewati serangkaian segmen. Ia lebih modern dibandingkan LED sebab mampu memperlihatkan gambar dengan kelir yang mendetai

Di samping itu, desainnya yang tipis bak lembaran kertas punya fleksibilitas tinggi, sampai-sampai memungkinkan ia disusun sesuai keinginan.

Pabrikan berlogo empat lingkaran itu, kesatu kali mengaplikasikan OLED pada TT RS pada 2016. Namun, instrumen yang dipakai masih terbatas, melulu terdiri dari empat segmen.

Sementara inovasi terbarunya, dilengkapi sampai 50 segmen. Tiap unsur dapat digiatkan sesuai kebutuhan. Itu karena gambar yang didapatkan lebih mantap.

Sayang Audi enggan menjelaskannya lebih lengkap, Namun, pemakaian perangkat tersebut memberikan kemerdekaan untuk memanipulasi gambar.

Ia dapat dipakai untuk membuat gambar diam dalam berbagai format atau bahkan animasi. Tentunya urusan ini sangat bermanfaat bila dipasang pada lampu belakang.

Contohnya ketika mobil mendapati informasi di depan ada kemalangan atau jalan licin, sistem secara otomatis menyusun visual cocok keadaan tersebut lewat stoplamps. Keamanan perjalanan, baik pemakai mobil Audi maupun pengemudi beda semakin mumpuni.

Keunggulan

Makin hebat sebab ia dapat dipadukan dengan Car-to-X Communication. Perlu diketahui, berikut instrumen yang memperbolehkan mobil berkomunikasi dengan kendaraan lain.

Jadi saat ada mobil beda yang memancarkan suatu informasi, kendaraan lain dapat memahami pesannya. Sehingga jauh sebelum mobil yang menemukan keterangan tersebut mencapai titik terjadinya insiden dapat mengantisipasi.

Nah, dengan kombinasi ini, OLED Digital langsung aktif memperlihatkan peringatan, untuk mengumumkan kendaraan beda di belakang yang tak mempunyai perangkat Car-to-X.

Di samping kelebihan itu, OLED Audi lebih tepat guna dalam mengonsumsi daya. Apalagi dengan ketebalan unsur pembentuknya selama 1 milimeter, ia dapat diterapkan tanpa mengganggu performa kendaraan.

Ia juga diungkapkan Audi sebagai teknologi yang sempurna untuk membuat pencahayaan yang rinci dan paling fleksibel.

Besar bisa jadi OLED Digital ditenggelamkan ke SUV listrik teranyarnya, Q4 e-tron. Mengingat Head of Design Audi, Marc Lichte pernah mengungkapkan, mobil itu akan mengusung gawai penerangan dan stoplamp yang bisa dikostumisasi.