Mike Tyson Ungkap Petinju Terberat yang Pernah Dia Hadapi

Mike Tyson Ungkap Petinju Terberat yang Pernah Dia Hadapi

Mike Tyson Ungkap Petinju Terberat yang Pernah Dia Hadapi

Mike Tyson Ungkap Petinju Terberat yang Pernah Dia Hadapi

Mike Tyson tidak diragukan lagi adalah salah satu legenda terbesar dan nama paling kondang dalam sejarah tinju. Prestasinya mentereng. Tyson pernah memecahkan rekor sebagai juara dunia kelas berat termuda.

Pada 1987 sampai 1990, Tyson adalah juara dunia sejati yang mengumpulkan semua sabuk juara paling bergengsi di dunia.Senjaqq Domino99

Tyson dikenal sebagai petinju brutal dan tidak mengenal rasa takut. Namun, Tyson menyebut satu nama yang merupakan lawan terberat dan sangat-sangat dia hormati. Dia adalah Evander Holyfield.

Tyson bertarung melawan Holyfield secara back-to-back pada 1996 dan 1997. Pertarungan terakhir mereka menyisakan cerita yang sangat legendaris, ikonis, dan menggoreskan salah satu momen paling kondang dalam sejarah tinju dunia. Yakni ketika Tyson menggigit telinga Holyfield.

Tyson mengakui bahwa Holyfield adalah petarung terberat yang pernah dia hadapi sepanjang karir. “Dia adalah juara yang luar biasa. Dia punya dagu, hati, determinasi, kerja keras, dan punya sikap,” kata Tyson.

Di sisi lain, mantan juara dunia sejati asal Inggris Lennox Lewis juga memiliki pandangan yang sama dengan Tyson. Dia juga menganggap bahwa Holyfield adalah lawan tertangguhnya.

Lewis bertarung dua kali melawan Holyfield yakni pada Maret dan November 1999. Pertemuan pertama berakhir imbang. Sedangkan pada pertarungan kedua, Lewis menjadi pemenang dan menjadi juara dunia sejati. Kedua laga itu berjalan dengan intens dan berakhir dalam 12 ronde.

“Orang-orang biasanya terkejut ketika saya mengatakan kepada mereka bahwa lawan terberat saya adalah Holyfield. Agar tidak bingung, pertarungan terberat saya adalah ketika saya melawan (Ray) Mercer,” tulis Lewis dalam unggahan di Instagram pribadinya.

“Holyfield, seperti saya, memiliki karir yang sangat baik di level amatir. Lalu, kami menjalani karir hebat di kancah profesional. Dia mulai bertinju pada usia delapan tahun dan meraih medali perunggu Olimpiade 1984,” kata Lewis, peraih emas kelas berat super Olimpiade Seoul 1988.

“Sebelum dia berpindah ke kelas berat, dia adalah pria yang menyapu bersih semua gelar di kelas penjelajah. Dia kemudian menjadi juara dunia sejati dan jelas merupakan yang terbaik dalam sejarah di kelas itu,” tambah Lewis