Mengenal Berbagai Bahaya Makan Ikan Lele untuk Kesehatan

Mengenal Berbagai Bahaya Makan Ikan Lele untuk Kesehatan

Mengenal Berbagai Bahaya Makan Ikan Lele untuk Kesehatan

Mengenal Berbagai Bahaya Makan Ikan Lele untuk Kesehatan

Menu pecel lele masih menjadi di antara pilihan sangat populer guna mengganjal perut, khas orang Indonesia. Di sisi lain, tidak sedikit yang melafalkan bahaya santap ikan lele mulai masalah kehigienisan sampai risiko kanker. Padahal, lele ialah jenis ikan yang aman dikonsumsi.

Bahaya santap Ikan lele guna kesehata

Jika dikonsumsi secara sembarangan, ikan lele dapat memberikan dominan negatif guna kesehatan. Berikut ialah bahaya santap ikan lele guna kesehatan andai dikonsumsi secara berlebihan.

1. Pertumbuhan sel abnormal

Bahaya kesatu yang paling terlihat jelas ketika proses pengolahan ikan lele ialah pemakaian minyak bekas yang telah digunakan berulang kali. Minyak itu mempunyai kandungan radikal bebas, tergolong asam lemak bosan yang dapat merangsang munculnya sel abnormal karena mempunyai sifat karsinogenik.

2. Munculnya kelenjar tiroid

Terlalu tidak sedikit mengonsumsi lele pun dapat merangsang munculnya kelenjar tiroid di dekat leher. Pasalnya, tidak sedikit peternak ikan lele yang memakai bangkai fauna sebagai bahan pangan ikan lele, tergolong kotoran fauna (seperti dari kandang ayam ataupun kambing). Semua urusan ini dapat memunculkan pembengkakan serta peradangan dampak peningkatan cairan tiroid.

3. Berkembang biaknya kandungan bakteri aktif

Proses ternak ikan lele dapat disebutkan tidak sesuai untuk kesehatan manusia. Hal ini disebabkan masih banyaknya tambak lele yang berada berdampingan dengan jamban buang air.Meskipun ikan lele adalahjenis ikan yang dapat bertahan di air kotor, tetap saja ikan itu dapat terkontaminasi bakteri aktif dan logam berat yang mengakibatkan diare dan sakit perut pada manusia.Hal ini diakibatkan oleh keterampilan lele guna memakan seluruh makanan yang terdapat di sekelilingnya.

4. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Bahaya beda dari konsumsi lele ialah dapat bertambahnya risiko penyakit jantung. Hal ini disebabkan oleh proses pengolahan ikan lele yang memakai minyak. Bahaya untuk tubuh menjadi berlipatganda dan bisa memicu penyumbatan pada pembuluh arteri jantung. Kondisi ini dapat mengakibatkan gangguan pada jantung, tergolong serangan jantung.

Cara menghindari risiko bahaya kesehatan dari ikan lele

1. Cari tahu asal usulnya

Sebelum mengonsumsi lele goreng yang menggiurkan, cari tahu dari mana asal usul ikan lele tersebut. Umumya, ikan lele dipanen dari peternakan sebelum didistribusikan guna penjualan laksana ke pasar. Hal yang butuh diantisipasi ialah kemungkinan terkena bahan kimia beracun laksana dioksin dan merkuri sekitar lele sedang di air.

2. Cari ikan lele budidaya peternakan

Sebagian besar ikan lele yang dikonsumsi berasal dari peternakan lele domestik. Tentunya, ikan lele yang diagungkan di peternakan adalahsumber protein yang bersih dan aman dikonsumsi. Hal ini pasti kontradiktif dikomparasikan dengan ikan lele yang diciduk di perairan bebas. Perbedaan dari lele peternakan dengan lele perairan bebas ialah rasa lele peternakan tidak identik dengan bau lumpur.

3. Membeli dan mengubah ikan lele

Apabila Anda melakukan pembelian dan mengubah ikan lele sendiri, cari lele yang masih segar dan tidak menerbitkan bau amis, darah, atau evolusi warna. Apabila ikan lele tidak langsung diolah, simpan di lemari pendingin atau freezer untuk mengawal kualitasnya.