Mengapa Pria Cari Pasangan Selingkuh? Ini 7 Kemungkinannya

Mengapa Pria Cari Pasangan Selingkuh? Ini 7 Kemungkinannya

Mengapa Pria Cari Pasangan Selingkuh? Ini 7 Kemungkinannya

Mengapa Pria Cari Pasangan Selingkuh? Ini 7 Kemungkinannya

Rasa tersakiti pasti dirasakan setiap perempuan yang ditinggal selingkuh oleh lelaki pilihannya. Mungkin, tidak sedikit pertanyaan hadir di pikiran wanita, kenapa pria menggali pasangan selingkuh, meski Anda sudah mengerjakan yang terbaik untuknya? http://68.183.232.134

Ada sejumlah penyebab dan keterangan psikologis, yang menciptakan pria menggali pasangan selingkuh. Kekurangan pasangan tidak serta-merta menjadi dalil pria untuk mengejar pasangan selingkuh. Sebab, terkadang ada hal lain yang mengakibatkan perselingkuhan.

Perselingkuhan yang dilaksanakan para lelaki memang memunculkan pertanyaan besar; kenapa perilaku itu muncul, di ketika pasangannya sudah mengerjakan yang terbaik untuknya?

Di samping itu, walau telah paham betul bakal risiko selingkuh, laksana perceraian, rusaknya hubungan keluarga sampai dicap jelek oleh masyarakat, masih saja ada lelaki yang selingkuh.

Berikut ini ialah beberapa dalil pria menggali pasangan selingkuh.

1. Ketidakdewasaan

Jika lelaki tidak mempunyai pengalaman dalam hubungan yang sarat dengan komitmen, atau ia tidak memahami bahwa selingkuh dapat menyakiti perasaan tidak sedikit orang, barangkali ia beranggapan bahwa berselingkuh bukanlah suatu masalah.

Pria mungkin beranggapan bahwa monogami (menikah dengan satu pasangan) sebagai “jaket” yang ia dapat lepas dan pakai, kapanpun ia mau.

2. Rasa ketidakamanan

Mungkin, didasari rasa insecure, pria menggali pasangan selingkuh, sebab ia merasa tidak cukup tampan, tidak terlampau kaya, tidak lumayan pintar, dan akhirnya menggali pengakuan atau validasi dari perempuan di samping pasangannya. Dengan begitu, ia bakal merasa diinginkan.

3. Kepuasan seksual tak terpenuhi

Dibandingkan wanita, lelaki lebih berkemungkinan selingkuh karena dalil seksual. Sebab, lelaki lebih mengindikasikan rasa cintanya lewat perbuatan fisik. Maka dari itu, seks menjadi kegiatan penting untuk mengindikasikan keintiman.

Di ketika pasangannya tidak jarang menolak bersangkutan seks, lelaki akan merasa “tidak diinginkan”. Hal berikut yang lantas menyebabkan lelaki selingkuh.

Dalam suatu studi, diperlihatkan bahwa lelaki yang selingkuh, bercita-cita bisa menemukan kehidupan seksual yang lebih baik.

Faktor di atas tidak hanya dialami oleh pria. Wanita juga dapat selingkuh andai tidak puas dengan kehidupan seksualnya.

4. Gangguan bipolar

Gangguan kesehatan mental bipolar juga dapat menjadi dalil pria menggali pasangan selingkuh.

Dalam gangguan bipolar, terdapat sejumlah tahapan, laksana episode manik, yang menciptakan pria dengan situasi tersebut, mengerjakan hal-hal berisiko, laksana minum alkohol secara berlebihan.

Tentu saja, urusan ini dapat mengakibatkan keretakan dalam hubungan. Akhirnya, pria menggali pasangan selingkuh.

Dalam fase depresi, lelaki dengan gangguan bipolar juga dapat mengalami penurunan gairah seks dan merasa tidak cukup kasih sayang. Hal laksana ini pasti saja sangat riskan dalam hubungan percintaan.

5. Tidak lagi tertarik dengan pernikahan

Selain ketika pacaran, lelaki juga dapat berselingkuh, bahkah saat sudah terbelenggu dalam pernikahan.

Jika telah tidak tertarik lagi dengan pernikahan, berselingkuh pun dilaksanakan pria guna “kabur” dari pernikahannya. Apalagi, andai ia bertemu dengan perempuan lain, yang dapat memenuhi kebutuhannya.

Berdasarkan keterangan dari Louanne Cole Weston, seorang terapis dalam pernikahan dan keluarga, ada rasa putus harapan yang dapat timbul, saat pria mendapati “disfungsi” di dalam lokasi tinggal tangga, yang kesudahannya membuatnya menggali pasangan selingkuh.

6. Trauma masa kecil

Percaya atau tidak, trauma masa kecil juga dominan pada perilaku lelaki saat mempunyai hubungan atau berumah tangga.

Berdasarkan keterangan dari studi, lelaki yang semasa kecilnya mempunyai orangtua dengan riwayat perselingkuhan, maka ia berpotensi mengerjakan tindakan serupa, saat sudah dewasa.

7. Gangguan narsisistik

Narsistik pun menjadi gangguan mental yang dapat menyebabkan lelaki selingkuh. Dengan adanya narsisme, suatu perselingkuhan bakal “dikendalikan” oleh ego.

Tidak heran, orang dengan gangguan mental ini, paling sulit mempunyai empati terhadap orang lain, bahkan pada pasangannya sendiri.

Dalam suatu studi tahun 2018, lelaki yang mempunyai gangguan mental narsisme, lebih berisiko menggali pasangan selingkuh.

Baca juga: Lihat, 9 Tanda Pasangan Kamu Selingkuh…

Rumah tangga dan hubungan cinta memang bukan perkara sederhana. Apalagi, banyak dalil yang berisiko menciptakan pria mengerjakan perselingkuhan.

Akan tetapi, saling berkomunikasi, mengekspresikan keperluan satu sama lain, belajar memaafkan, sampai berkomitmen, dapat menjadi pijakan guna mempererat hubungan kita dengan pasangan.

Perselingkuhan bukanlah urusan yang dibenarkan. Jika memang kita sebagai lelaki merasa tidak puas bakal hubungan yang sedang dijalani, terdapat baiknya berkomunikasi dengan pasangan. Di samping itu, terdapat baiknya kita dan pasangan berkonsultasi dengan psikolog.