Menagih Janji Jokowi Kembangkan Esport di Indonesia

Menagih Janji Jokowi Kembangkan Esport di Indonesia

Menagih Janji Jokowi Kembangkan Esport di Indonesia

Menagih Janji Jokowi Kembangkan Esport di Indonesia

PESIARQQ – Indonesia Esports Premier League (IESPL) menuliskan pemerintah mesti mengerjakan investasi dan konsentrasi untuk mengembangkan ekosistem esports dan industri gim di Indonesia. Dalam debat Pilpres 2019 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuliskan perputaran duit sektor digital pada 2017 di Indonesia menjangkau Rp12 triliun.

Presiden IESPL Giring Ganesha yakin esports dapat menjadi sumber devisa negara yang baru. Pengembangan esport menurutnya dapat dilakukan dengan konsentrasi ke industri gim tergolong ke pengembangan atlet eSports sampai pengembangan gim lokal.

“Di kampanye beliau (Jokowi) pada 2019, esports jadi janji politik mereka, esports dan ranah video game. Berdasarkan keterangan dari saya Indonesia dapat fokus investasi di video game dan gim lokal dapat mendunia. Bakal terdapat devisa baru guna negara,”

Ada empat cabang gim yang dipertandingkan dalam Piala Presiden esports 2020 yang menginjak babak Grand Final pada Februari mendatang.

Gim kesatu ialah Free Fire yang adalahgim bergenre battle royale. Kedua ialah Pro Evolution Soccer 2020. Sementara dua gim lainnya ialah Mobile Premier League dan gim lokal yang masih dalam etape kurasi.

Terdapat lima gim lokal yang sedang dalam etape kurasi. Lima gim yang sedang dikurasi ialah Battle of Satria Dewa, eSport Manager, Lokapala, Pirate Mobile War, dan Ultra Space Battle Brawl. Giring menuliskan pertandingan dengan gim lokal ini ialah bentuk sokongan terhadap gim lokal. Cabang gim lokal ini bakal dipertandingkan lewat ekshibisi.

Anomali perkembangan esports

Di samping itu, menurut keterangan dari Giring pertumbuhan mobile gaming di negara-negara di Asia Tenggara meningkat paling pesat dikomparasikan negara-negara lainnya.

“Cuma di Asia Tenggara tiba-tiba mobile gaming nya paling naik Tiba-tiba pergerakan esports mobile gaming di Asia Tenggara laksana anomali,” ujar Giring.

Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang mendorong perkembangan gim mobile di Indonesia. Pertama, berkembangnya tingkat perekonomian Asia Tenggara. Sehingga, masyarakat dapat membeli ponsel spesifikasi tinggi guna bermain gim.

Kedua, rata-rata mobile gaming dapat dinikmati dengan cuma-cuma. Pemain menerbitkan uang bilamana ia memerlukan aksesoris-aksesoris tambahan.

Hal ini bertolak belakang dengan negara laksana Korea Selatan. Berdasarkan keterangan dari Giring di negeri ginseng itu, gim konsol lebih tidak sedikit berkembang ketimbang gim di ponsel.

Hambatan esports berkurang

Giring menyatakan saat ini pertumbuhan industri gim terutama eSport mempunyai hambatan-hambatan yang lebih ringan. Sebab, vendor ponsel sudah membuat sekian banyak ponsel yang dapat digunakan guna gaming secara layak, Indonesia pun terus mengembangkan jaringan internet ke semua pelosok negeri.

“Kalau tahun kemudian masih terhambat di regulasi dan belum terdapat badan menaungi. Sekarang terdapat Pengurus Besar (PB) Esports yang diketuai Budi Gunawan (BG),” ujar Giring.

Di samping BG, Sandiaga Uno pun resmi dilantik sebagai Dewan Pembina Pengurus Besar (PB) Esports Indonesia periode 2020-2024. Berdasarkan keterangan dari BG, empiris serta keterampilan Sandiaga di sekian banyak bidang dapat menolong bisnis esports Indonesia berkembang dengan cepat.

Soal pilihan guna menggaet Samsung sebagai sponsor perhelatan esport, menurut keterangan dari Giring lantaran vendor ponsel ini punya komitmen menyokong jenis olahraga gim tersebut.

“Samsung tahu bahwa di negara utamanya mereka komitmen dengan eSport, mengapa tidak di Indonesia,” kata Giring.

Giring menuliskan Indonesia kembali melangsungkan Piala Presiden 2020 setelah melangsungkan turnamen itu pada 2019. Giring menyatakan tahun ini selama 177 ribu atlet eSport meregistrasi untuk bersaing di Piala Presiden Esport 2020. Sementar tahun lalu sejumlah 18 ribu atlet Esport ikut mendaftar.