Masalah Kambuhan Neymar Kumat, Nostalgia Camp Nou Berantakan

Masalah Kambuhan Neymar Kumat, Nostalgia Camp Nou Berantakan

Masalah Kambuhan Neymar Kumat, Nostalgia Camp Nou Berantakan

Masalah Kambuhan Neymar Kumat, Nostalgia Camp Nou Berantakan

Tidak menuntaskan dua leg di babak 16 besar Liga Champions 2017–2018 dan 2018–2019 dengan Neymar Jr diklaim sebagai alasan Paris Saint-Germain (PSG) kandas.

Masing-masing lawan Manchester United dua musim lalu dan Real (Neymar hanya main dalam first leg) tiga musim lalu. Daftar di sini

Musim ini, lawan PSG di 16 besar adalah FC Barcelona yang notabene mantan klub Neymar. Sayang, kabar buruk menghampiri Les Parisiens.

Neymar mengalami cedera aduktor kiri ketika menghadapi Stade Malherbe (SM) Caen dalam 64 besar Coupe de France kemarin (11/2). Dia hanya bermain 60 menit sebelum digantikan Kylian Mbappe.

Cedera tersebut sangat mungkin membuat Neymar absen dalam pertemuan pertama kontra Barca di Camp Nou pekan depan (17/2). Laga yang sedianya menjadi momen nostalgia bintang asal Brasil itu sejak meninggalkan Barca pada musim panas 2017.

Lokasi cedera Neymar kemarin sama seperti yang didapatnya pada 28 Oktober 2020. Kala itu, dia harus menepi selama 22 hari dan kembali merumput pada 19 November 2020.

”Belum ada kepastian (seberapa lama Neymar bakal absen, Red), tetapi estimasi waktunya sepertinya tidak jauh berbeda dengan cedera serupa sebelumnya,” tulis RMC Sport.

Musim ini Neymar sudah absen selama 59 hari. Selain cedera aduktor, Neymar sempat cedera engkel pertengahan Desember lalu. Juga positif Covid-19 awal September 2020.

Sebagai perbandingan, ketika musim lalu Neymar tidak mengalami cedera, PSG berhasil melaju sampai final Liga Champions.

”Menurut saya, faktor sering cederanya Neymar adalah bukti bahwa wasit kurang melindunginya selama pertandingan,” kata entraineur PSG Mauricio Pochettino kepada L’Equipe.

Namun, keputusan Pochettino tetap memainkan Neymar, apalagi sebagai starter, untuk laga di level Coupe de France turut dipertanyakan.