Manfaat Ayam Kalkun, Benarkah Lebih Sehat dari Ayam Biasa?

Manfaat Ayam Kalkun, Benarkah Lebih Sehat dari Ayam Biasa?

Manfaat Ayam Kalkun, Benarkah Lebih Sehat dari Ayam Biasa?

Manfaat Ayam Kalkun, Benarkah Lebih Sehat dari Ayam Biasa?

Ayam kalkun lebih dikenal sebagai makanan khas hari raya Thanksgiving di Amerika Serikat. Sejak awal abad ke-19, kalkun lekat dengan perayaan ini karena ukurannya yang relatif besar sehingga cocok untuk makan bersama keluarga dan pada saat itu, di peternakan-peternakan keluarga setempat, jumlah kalkun juga relatif banyak.

Manfaat ayam kalkun untuk kesehatan

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan apabila Anda sering mengonsumsi ayam kalkun, seperti:

1. Memperoleh sumber protein yang sehat

Ayam kalkun kaya akan kandungan protein, nutrisi yang penting untuk menjaga dan memperbaiki fungsi otot, tulang, tulang rawan, kulit, peredaran darah, dan jaringan lainnya. Karena tubuh tidak bisa menyimpan protein, Anda perlu mengonsumsinya setiap hari. Selain ayam kalkun, ayam biasa, telur, ikan, hingga daging sapi juga bisa dijadikan sumber protein yang baik untuk tubuh.

2. Mengurangi risiko kanker

Ayam kalkun juga mengandung selenium, yang dinilai bisa mengurangi risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker saluran kemih, kanker lambung, dan kanker paru-paru.

3. Baik untuk pengidap diabetes

Daging ayam kalkun adalah salah satu jenis makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga baik untuk dikonsumsi pengidap diabetes. Indeks glikemik adalah kemampuan suatu makanan atau minuman dalam meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Semakin rendah indeks glikemik suatu makanan, maka akan semakin baik untuk para pengidap diabetes.

4. Menyehatkan jantung

Daging ayam kalkun adalah satu dari sedikit sumber protein yang rendah garam dan kalori, sehingga baik untuk jantung. Manfaat yang satu ini akan semakin terasa apabila Anda mengolahnya dengan tepat dan menyingkirkan bagian kulitnya.

5. Mencegah Alzheimer

Mengonsumsi daging ayam kalkun maupun unggas lainnya setidaknya dua kali dalam seminggu, dinilai dapat membantu mengurangi risiko penyakit degeneratif seperti Alzheimer dan demensia.

6. Menyehatkan otot

Seiring pertambahan usia, massa otot semakin lama akan semakin berkurang dan membuat kita jadi semakin rentan akan cedera. Agar massa otot bisa tetap terjaga, konsumsi protein harus dipenuhi dengan baik setiap harinya.
Ayam kalkun vs ayam biasa, lebih sehat mana?

Meski sama-sama disebut ayam, tapi banyak orang mengklaim bahwa daging ayam kalkun lebih sehat dibandingkan dengan ayam biasa. Pada kenyataannya, kedua jenis protein ini sama sehatnya. Sebab jika dilihat secara rinci dari kandungan proteinnya, dalam sekitar 30 gram dada ayam kalkun, terkandung 8 gram protein. Sementara itu, pada berat yang sama, dada ayam biasa mengandung 9 gram protein.