Manchester United Menang, Solskjaer Merasa Terlalu Jauh Kejar City

Manchester United Menang, Solskjaer Merasa Terlalu Jauh Kejar City

Manchester United Menang, Solskjaer Merasa Terlalu Jauh Kejar City

Manchester United Menang, Solskjaer Merasa Terlalu Jauh Kejar City

Tren gemilang Manchester City berakhir di tangan rival sekotanya, Manchester United.

United menjadi pemenang Derbi Manchester dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-27 Premier League di Stadion Etihad, Minggu waktu setempat (Senin WIB).

Penalti Bruno Fernandes (2′) yang disusul gol Luke Shaw (50′) memastikan United meraih tiga kemenangan beruntun di Etihad. Itu adalah hal yang kali pertama terjadi sejak 2000. Hasil itu, sekaligus menyudahi tren 21 kemenangan beruntun City di semua kompetisi.

Hasil tersebut membawa United kembali ke posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 54 poin. Namun jarak poinnya dengan City yang menjadi pemuncak klasemen masih jauh, yakni 11 angka. Daftar di sini

Pertandingan dibuka dengan cara terburuk oleh City. Yakni saat penyerang Gabriel Jesus yang membantu pertahanan timnya, malah ceroboh menjegal Anthony Martial di dalam area terlarang.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Fernandes yang mengeksekusi penalti. Kiper City, Ederson Moraes sejatinya bisa menebak arah tendangan. Tetapi dia tidak bisa menahan laju bola yang terlalu deras dan akurat.

Keunggulan United bertahan hingga turun minum. City hampir membalas pada menit ke-48. Namun, tembakan Rodri Hernandez masih membentur mistar gawang.

Dua menit kemudian, justru United berhasil menggandakan keunggulan mereka. Shaw yang membantu serangan United, mampu menyelesaikan umpan Marcus Rashford untuk menaklukkan Ederson.

Pada menit ke-68, Anthony Martial membuang sia-sia kesempatan bagus dalam situasi satu lawan satu dengan Ederson. Tembakannya mengarah tepat ke arah kiper asal Brazil itu sebelum John Stones menyapu bola muntah.

Sebaliknya, Raheem Sterling gagal menyelesaikan umpan silang matang kiriman Kyle Walker. Tendangannya malah menyapu angin di muka gawang pada menit ke-79.

United terus menjaga keunggulan mereka dan pada menit keenam injury time. Saat itu, kiper United Dean Henderson melakukan penyelamatan atas tembakan Riyad Mahrez. Aksi tersebut memastikan United menang tanpa kebobolan.

Manajer United Ole Gunnar Solskjaer menolak mengatakan bahwa kemenangan ini membuat timya berpeluang meraih gelar Premier League musim ini. “Kami hanya menang sekali hari ini. City terlalu jauh di depan,” kata Solskjaer kepada Sky Sports.

“Tahun lalu, kami bisa mengejar ketertinggalan 15 poin dari Leicester, tetapi City berada dalam posisi yang sama sekali berbeda,” tambah Solskjaer.

“Bahkan sekarang, mereka melakukan tekanan luar biasa kepada kami. Seperti yang Anda lihat, kami melawan tim yang sangat bagus. Ketika Anda menang 2-0 dalam laga tandang dan tanpa kebobolan. Lalu, tim bermain dengan cara seperti ini, maka Anda akan puas,” imbuh Solskjaer.

Sementara itu, Manajer City Pep Guardiola mengatakan bahwa secara hasil, ini sangat mengecewakan. Tetapi, dia puas dengan penampilan timnya. Dalam sepak bola, kata Pep, bermain baik saja memang tidak cukup.

“Ini adalah pertandingan yang fantastis. United melakukan high pressing yang luar biasa dan mereka sangat cepat dalam counter. Kami bermain bagus. Sayang, kami tidak bisa menyelesaikan peluang dengan klinis di depan. Jadi, kami akan memberikan selamat kepada United,” kata Guardiola

City selanjutnya akan bermain pada Rabu (10/3) menjamu Southampton. Sedangkan United baru tampil pada Minggu (14/3) menghadapi West Ham United di Old Trafford.

Namun, tiga hari sebelum itu, United akan memainkan leg pertama babak 16 besar Europa League melawan tim peringkat kedua sementara Serie A, AC Milan.