Mammoth Terakhir di Muka Bumi Mati di Pulau Terpencil

Mammoth Terakhir di Muka Bumi Mati di Pulau Terpencil

Mammoth Terakhir di Muka Bumi Mati di Pulau Terpencil

Mammoth Terakhir di Muka Bumi Mati di Pulau Terpencil

Cerdaspoker DominoQQ – Bumi pernah mempunyai hewan-hewan raksasa yang powerful dan tak tertandingi, salah satunya Mamoth berbulu (Mammuthus primigenius).

Meski Mammoth telah lama punah, namun misteri bakal akhir cerita spesies itu masih menjadi misteri dan terus digali oleh semua peneliti.

Penelitian tentang cerita mammoth salah satunya dianalisis oleh kesebelasan ilmuwan international yang merupakan campuran dari Universities of Helsinki and Tübingen serta the Russian Academy of Sciences. Tim campuran ini mengupayakan merekonstruksi skenario kepunahan mammoth.

Dalam studinya, mereka mengungkap bila mammoth berbulu terakhir hidup di pulau Wrangel di Samudra Arktik. Mammoth lantas punah selama 4.000 tahun yang kemudian dalam waktu paling singkat.
Diberitakan Science Daily, Senin (7/10/2019), sekitar zaman es terakhir – selama 100.000 sampai 15.000 tahun yang kemudian – mammoth tersebar luas di belahan bumi unsur utara dari Spanyol sampai Alaska.

Karena pemanasan global yang dibuka 15.000 tahun yang lalu, habitat mereka di Siberia Utara dan Alaska menyusut. Sementara mammoth Di Pulau Wrangel terputus dari daratan sebab naiknya permukaan laut. Populasi ini juga terisolasi.

Dalam studi yang dipublikasikan di Quaternary Science Reviews, kesebelasan peneliti menganalisis komposisi isotop karbon, nitrogen, belarang, dan strontium dari sekumpulan tulang dan gigi.

Fungsinya untuk memahami perubahan lingkungan sampai-sampai dapat merekonstruksi pola santap serta habitat mammoth tersebut sendiri.

Tim mengerjakan penelitian itu pada mammoth dari Siberia Utara, Alaska, Yukon, dan Pulau Wrangel, mulai dari 40.000 sampai 4000 tahun.

Peneliti menemukan, sebelum mammoth berbulu yang hidup di distrik Rusia dan Ukrania punah, terjadi evolusi isotop yang dramatis. Hal tersebut mengindikasikan adanya evolusi signifikan pada lingkungan serta diet mammoth.

Sementara, pada mammoth yang hidup di Pulau Wrangel, tidak mengindikasikan perubahan berarti yang dominan pada kehidupan mammoth.
Lantas, bila tidak ada desakan lingkungan kenapa mammoth dapat punah dengan cepat?

Para peneliti percaya kombinasi habitat yang terisolasi, peristiwa cuaca ekstrem, dan bahkan penyebaran insan prasejarah memainkan peran urgen dalam kematian mammoth.

“Seperti contohnya hujan salju yang kesudahannya menutupi tanah bisa mencegah fauna menemukan sumber makanan. Hal tersebut menyebabkan penurunan populasi yang mengharukan dan kesudahannya punah,” jelas Hervé Bocherens, di antara peneliti di University of Tübingen, dikutip Science Alert, Selasa (8/10/2019).

Penelitian sebelumnya juga sempat mengejar indikasi penurunan kualitas air di pulau tersebut. Populasi fauna terisolasi ini juga akhirnya menjadi rentan. Selain tersebut kontribusi perburuan insan pun pun tak dapat dikesampingkan.