Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual di Wajo Akui  Uang Rp50 Juta

Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual di Wajo Akui Uang Rp50 Juta

Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual di Wajo Akui Pernah Ditawari Uang Rp50 Juta

Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual di Wajo Akui Pernah Ditawari Uang Rp50 Juta

Senjaqq Domino99 -Seorang mahasiswi yang menjadi korban pelecehan seksual kepala desa di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), menyatakan pernah ditawari duit Rp50 juta. Harapannya korban dapat mencabut laporannya ke polisi.

Hal ini dikatakan kakak korban berinisial AP. Bukti pembicaraan tersebut pun direkam untuk dikatakan ke polisi. Namun dia menyanyangkan permasalahan pelecehan ini tak kunjung mendatangi titik terang.

“Katanya bila laporannya telah dicabut, bakal diberi duit senilai Rp50 juta. Kami tidak hendak uang sogokan, kami pun punya uang, saya melulu ingin mendirikan harga diri keluarga,” ujar kakak AP ketika dikonfirmasi, Selasa (9/2/2021).

Kepala desa yang menjadi terduga permasalahan pencabulan itu, kata dia, telah pernah mengakui perbuatannya dihadapan polisi. Selain tersebut saat mediasi di kantor camat, dia pun berbicara jujur sudah mengerjakan pelecehan terhadap korban.

“Tapi yang saya heran kenapa sampai ketika ini kasusnya belum jelas,” ujar dia.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah membenarkan, rekaman pembicaraan yang dimaksud kakak AP sudah diterima penyidik. Sementara berkas perkara kepala desa yang mengerjakan pelecehan itu dibalikkan kejaksaan ke polisi.

“Berkasnya dibalikkan lagi ke polisi dengan tuntunan dan pertimbangan baru,” kata Kapolres.

Hal ini dikatakan kakak korban berinisial AP. Bukti pembicaraan tersebut pun direkam untuk dikatakan ke polisi. Namun dia menyanyangkan permasalahan pelecehan ini tak kunjung mendatangi titik terang.

“Katanya bila laporannya telah dicabut, bakal diberi duit senilai Rp50 juta. Kami tidak hendak uang sogokan, kami pun punya uang, saya melulu ingin mendirikan harga diri keluarga,” ujar kakak AP ketika dikonfirmasi, Selasa (9/2/2021).

Kepala desa yang menjadi terduga permasalahan pencabulan itu, kata dia, telah pernah mengakui perbuatannya dihadapan polisi. Selain tersebut saat mediasi di kantor camat, dia pun berbicara jujur sudah mengerjakan pelecehan terhadap korban.

Kepala desa yang menjadi terduga permasalahan pencabulan itu, kata dia, telah pernah mengakui perbuatannya dihadapan polisi. Selain tersebut saat mediasi di kantor camat, dia pun berbicara jujur sudah mengerjakan pelecehan terhadap korban.