Lopetegui Jadi Pelatih Ketiga Paling Singkat Latih Real Madrid

CASINO ONLINE – Duel El Clasico sepertinya bakal jadi kenangan buruk bagi Julen Lopetegui. Real Madrid yang tengah terseok-seok sukses dipermalukan Barcelona di Camp Nou dengan skor telak 5-1. Walhasil, Julen pun dipecat.

Mantan pelatih Timnas Spanyol itu memang datang ke Santiago Bernabeu dengan beban yang tak mudah. Jelang menghadapi kompetisi musim 2018/2019, pemain bintangnya, Cristiano Ronaldo hengkang. Situasi itu membuat kekuatan Los Blancos pun berkurang.

Sayangnya, situasi tersebut diperparah dengan keputusan para petinggi Real Madrid yang terkesan ‘cuek’ menyambut bursa transfer musim panas lalu. Padahal, bisa dibilang, El Real sangat membutuhkan darah baru untuk memperkuat tim menyambut musim nan baru.

Hasilnya pun sejurus dengan sikap para bos besar di Santiago Bernabeu. Di awal musim, Real Madrid sudah terseok-seok. Tak hanya di kompetisi domestik, Sergio Ramos dkk juga loyo di ajang Liga Champions.

Puncaknya, kala Barcelona sukses mempecundangi Real Madrid di Camp Nou. Dalam laga bertajuk El Clasico itu meski tanpa diperkuat Lionel Messi, Blaugrana nyatanya tetap tampil garang. Julen Lopetegui pun akhirnya dipecat.

Di bawah kuasa presiden Florentino Perez, Julen Lopetegui tercatat sebagai pelatih ke-11 yang dipecat. Padahal, ia sempat digadang mampu menjadi suksesor Zinedine Zidane meneruskan tradisi juara.

Lopetegui pun jadi pelatih ketiga yang mencatatkan rekor sebagai pelatih yang paling singkatmenukangi Real Madrid. Terhitung, Lopetegui ditunjuk secara resmi menjadi arsitek Real Madrid pada Juni 2018 tepatnya sebelum gelaran Piala Dunia 2018 berlangsung. Lalu ia dipecat empat bulan kemudian yakni pada 29 Oktober 2018.

Untuk rekor pelatih paling singkat menukangi Real Madrid di peringkat pertama didapat oleh Mariano Garcia Remon. Mantan pemain Real Madrid ini datang ke Santiago Bernabeu sebagai juru taktik menggantikan Jose Antonio Camacho pada September 2004.

Namun, nasib mantan asisten Camacho itu tak lebih baik. Ia hanya bertahan hingga natal 2004. Hingga kemudian kursi kepelatihannya diambil alih Luxemburgo pada akhir Desember 2004.

Di posisi kedua sebagai pelatih paling singkat menukangi Real Madrid yakni Jose Antonio Camacho. Ia terhitung hanya 4 bulan mencicipi kursi kelepatihan di Real Madrid yakni dari bulan Mei 2004 hingga September 2004.

Camacho dipecat Florentino Perez lantaran Real Madrid mengalami kekalahan memalukan atas Bayer Leverkusen di Liga Champions 0-3 dan takluk dari Espanyol empat hari berselang dengan skor 0-1.