Lewis Hamilton Sudah Bisa Kunci Gelar Saat Race Kurang Tiga Seri

Lewis Hamilton Sudah Bisa Kunci Gelar Saat Race Kurang Tiga Seri

Lewis Hamilton Sudah Bisa Kunci Gelar Saat Race Kurang Tiga Seri

Lewis Hamilton Sudah Bisa Kunci Gelar Saat Race Kurang Tiga Seri

Jagoan Mercedes Lewis Hamilton sukses memperpanjang rekor kemenangan di pentas F1.

Dia sudah menorehkan 93 kali kemenangan. Dan kemenangan ke-93 itu dibukukan lewat victory pada GP Emilia Romagna tadi malam (1/11). Itu menjadi kemenangan kesembilan Hamilton dari 13 race yang sudah berlangsung musim ini. Daftar di sini

Pembalap Inggris tersebut mengantongi 26 poin dari Sirkuit Imola. Hasil 25 poin kemenangan dan satu poin fastest lap. Dia kini memimpin 85 poin dari rekan setimnya Valtteri Bottas yang tadi malam berhasil menggamit podium kedua. Sementara itu, jagoan Renault Daniel Ricciardo memastikan podium ketiga.

Gap 85 poin tersebut bisa membuat Hamilton berpesta pada race berikutnya, GP Turki, dua pekan lagi (15/11). Dia bisa merayakan gelar juara musim 2020 di sana. Sekaligus menyamai tujuh gelar juara yang diraih legenda F1 Michael Schumacher.

”Sungguh pencapaian yang luar biasa. Aku bangga kepada kalian semua,” ucap Hamilton kepada kru Mercedes lewat radio tim. Hamilton yang memulai balapan dari posisi kedua berhasil memimpin dengan gap cukup jauh dari andalan Red Bull Max Verstappen dan Bottas.

Tetapi, Verstappen mengalami insiden pada lap ke-51. Dia melintir hingga ke gravel. Pembalap asal Belanda itu mengalami masalah pada ban belakang bagian kanan. Insiden berikutnya menimpa George Russell yang menghantam dinding pembatas Sirkuit Imola. Masalah tersebut memaksa Russell membuang kesempatan untuk mencetak poin pertamanya di F1.

Hamilton membuat comeback apik setelah melalui start buruk di Imola. Namun, dia akhirnya bisa memperpanjang rekor kemenangan bersama Mercedes. ”Tidak pernah ada yang melakukan sebelumnya,” sebut Hamilton.

Di klasemen konstruktor, dominasi Mercedes juga tidak terbendung. Mereka memastikan gelar konstruktor selama tujuh musim berturut-turut. ”Sulit dipercaya, juara tujuh kali, itu sesuatu yang akan bisa kuceritakan kepada cucu-cucuku suatu hari nanti,” papar Hamilton.

Team Principal Mercedes Toto Wolff tidak terlalu memikirkan rekor demi rekor yang berhasil dicapai timnya. ”Tetapi, ini adalah sesuatu yang bisa dibanggakan,” sebutnya.

Merujuk performa W11 milik Mercedes, mereka berpotensi masih mendominasi hingga akhir musim ini. ”Kami menantikan tantangan baru,” lanjutnya.

Sementara itu, dua pembalap Alfa Romeo Kimi Raikkonen dan Antonio Giovinazzi menunjukkan kemampuan terbaiknya. Keduanya berturut-turut finis kesembilan dan ke-10. Sementara itu, jagoan Ferrari Charles Leclerc mantap finis kelima.