Legenda Liverpool Sebut Solskjaer sebagai Sir Alex Ferguson Baru

Legenda Liverpool Sebut Solskjaer sebagai Sir Alex Ferguson Baru

Legenda Liverpool Sebut Solskjaer sebagai Sir Alex Ferguson Baru

Legenda Liverpool Sebut Solskjaer sebagai Sir Alex Ferguson Baru

Mikel Arteta membutuhkan 28 laga untuk mempersembahkan trofi perdananya bagi Arsenal. Piala FA 2019–2020 adalah ’’monumen’’ Arteta buat The Gunners –julukan Arsenal– sejak menanganinya pada 20 Desember 2019.

Trofi kedua Arteta buat Arsenal lahir 28 hari kemudian. Ketika Pierre-Emerick Aubameyang dkk mengalahkan Liverpool di FA Community Shield lewat adu penalti.Daftar di sini

Dua trofi itu menjadi bukti bahwa Arteta lebih baik daripada pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer jika merujuk pada raihan prestasi. Arteta menjadi pelatih ’’spesial’’ buat Solskjaer karena dalam perayaan 100 laganya bersama United, Manchester United akan menjamu Arsenal di Old Trafford (siaran langsung Mola TV pukul 23.30 WIB).

’’Pelatih mana pun tentu butuh waktu untuk menerapkan ide dan gaya permainannya. Tapi, Mikel (Arteta, manajer Arsenal) sudah memenangkan trofi bersama Arsenal. Kalian bisa lihat kan kinerjanya.’’ Begitulah pujian yang dilontarkan Solskjaer kepada Arteta di AON Training Complex, sebutan kamp latihan United, kemarin WIB (31/10).

Entah itu merupakan kidology ala Solskjaer atau hal lainnya. Tapi, hingga laga ke-99, Solskjaer memang belum mempersembahkan satu trofi pun. Padahal, umur kepelatihan Solskjaer dengan Arteta berjarak 366 hari.

’’Ketika seseorang mengawali karir kepelatihannya dengan meraih gelar, itu adalah fondasi yang bagus. Mereka (Arsenal) telah menemukan pelatih yang menginginkan capaian terbaik bagi klub,’’ tambah Solskjaer yang memegang kendali di United sejak 19 Desember 2018.

Hanya persentase kemenangan tertinggi di antara pelatih-pelatih United yang menjadi prestasi terbaik Solskjaer. Jika memenangi laga malam nanti WIB, persentase kemenangan Solskjaer bisa tepat di angka 56 persen. Angka itu bahkan melebihi persentase kemenangan United semasa di tangan Sir Alex Ferguson dalam laga ke-100 yang hanya 48 persen.

Dengan acuan itu pula Solskjaer dijuluki pandit Sky Sports yang juga legenda Liverpool Jamie Redknapp sebagai ’’Sir Alex Ferguson Baru’’.

’’Awal yang luar biasa. Semua orang sangat menyukai rezim ini (United di era Solskjaer). Kami semua berpikir dia akan mengumpulkan sekelompok pemain dan dia pun akan melakukan segalanya supaya bisa melebihi Jose. Bedanya, dia masih di awal-awal,’’ beber Redknapp yang berusia sebaya dengan Solskjaer, 47 tahun.

Tetapi, jika merujuk pada prestasi pelatih-pelatih United selepas era Ferguson, dia bukan satu-satunya pelatih yang gagal mempersembahkan satu pun trofi kepada United sampai laga ke-100. Di antara lima pelatih suksesor Fergie, hanya tiga pelatih yang mencatatkan lebih dari 100 laga, termasuk Solskjaer. Dua lainnya Louis van Gaal dan Jose Mourinho.

Bedanya, Mourinho mampu mempersembahkan tiga trofi juara sebelum menapaki laga ke-100 di Old Trafford. The Special One, julukan Mou, masuk barisan centurion (pelatih dengan 100 laga) ke-13 dalam sejarah United saat mengalahkan Yeovil Town pada putaran keempat Piala FA 2017–2018.

Tiga trofi Mou itu adalah juara Piala Liga dan Liga Europa pada musim yang sama, 2016–2017, plus trofi juara Community Shield 2016. Sementara itu, Van Gaal memang nirgelar sampai laga ke-100. Tapi, begitu menapak laga ke-103, dia baru bisa memenangkan satu-satunya trofi juara di Piala FA sebelum angkat koper dari United.

Menyikapi laga ke-100, Solskjaer mengaku terkejut dan tidak mengira ternyata dirinya sudah lama di United. ’’Semua berjalan begitu cepat dan melewati banyak momen penting. Jadi, saya berharap bisa merayakannya dengan hasil yang bagus juga,’’ sambung Solskjaer.

Masalahnya, siapa yang akan berpesta merayakan malam itu? Arteta bisa mendekati persentase kemenangan dalam laga ke-40 yang pernah dicatatkan tactician Arsenal sebelumnya, Unai Emery, pada 2018–2019. Emery mencatatkan 65 persen kemenangan ketika menapaki laga ke-40 melawan Southampton FC dalam matchweek ke-27 Premier League 2018–2019.

Sementara itu, sampai laga ke-39, Arteta baru mencatatkan 24 kemenangan. Arteta pun baru menorehkan persentase kemenangan di angka 61,54. Mentok, jika memenangi lawatan pertamanya ke Old Trafford sebagai pelatih malam nanti WIB, Arteta hanya mencatat 65 persentase kemenangan.

’’Saya selalu menaruh respek kepadanya. Bagaimanapun, dia (Solskjaer) pelatih hebat,’’ balas Arteta, di London Colney seperti dilansir laman resmi klub.

Tak hanya bakal menjadi kemenangan pertama di Old Trafford sebagai pelatih. Ketika masih berstatus pemain The Gunners, julukan Arsenal, Arteta juga tak pernah bisa merasakan victory di Teater Impian, julukan Old Trafford.